Cara Flash Android / factory reset pada android


Beberapa hari yang lalu saya sempet bingung mencari tutorial cara flash android. Mengapa harus susah payah saya mencari cara flash andorid? Karena eh karena handphone android saya rusak. Kerusakan pada android saya adalah saat loading stag atau diam saja pada logo robot android atau istilah teknisnya boot loop. 
Ada beberapa blog dan forum yang saya baca secara garis besar cara mengatasi boot loop handphone android sama saja. Saya menyimpulkan caranya sebagai berikut:
1. Factory Reset.
Bahasa gampangnya, factory reset adalah mengembalikan kondisi kepada kondisi semula keluaran pabrik. Dengan melakukan factory reset pada android, berarti akan mengambalikan kondisi handphone android seperti semula saat keluar dari pabrik. Ini beresiko dengan hilangnya data dan aplikasi yang sudah terinstall sebelumnya. 
Cara melakukan factory reset pada android adalah sebagai berikut:
Masuk ke menu Settings (pengaturan) > Privacy (privasi) > Factory data reset (reset data pabrik). 
Hampir semua masalah pada handphone android bisa diselesaikan dengan cara ini.
Tetapi bila kondisi handphone android tidak mau start atau tidak mau masuk ke menu atau mengalami boot loop, maka untuk melakukan factory reset, harus melalui recovery mode.
2. Recovery Mode
cara-recovery-mode-android
Cara recovery mode ini hampir sama dengan masuk ke prompt C kalau pada komputer. Recovery mode pada android akan sangat berguna bila Anda mengalami hal-hal sebagai berikut:
  • Bila handphone Android tidak dapat start atau hanya berhenti di logo saja (biasa disebut boot loop Android). Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, misalnya akibat ada aplikasi yang error atau baru saja menginstall aplikasi yang tidak kompatibel dengan tipe handphone (dalam banyak kasus, setelah menginstall font changer).
  • Bila handphone Android dapat dinyalakan, namun tidak mau merespon input dari pengguna, misalnya layar Android tidak mau disentuh atau tidak dapat masuk ke menu telepon / tablet.
  • Bila Anda lupa PIN, Password atau Anda terlalu banyak melakukan percobaan menggambar pola (pattern) pengunci ponsel Android yang menyebabkan Anda tidak dapat masuk ke menu.
  • Kerusakan-kerusakan software Android lainnya.
Dengan melakukan cara recovery mode ini, resikonya sama dengan cara factory reset pada android, yaitu dengan hilangnya data dan aplikasi yang sudah terinstall sebelumnya.
So, kalo mau melakukan kedua hal diatas resiko ditanggung sendiri ya..  :D. Inilah kegunaan kita secara rutin memback up data yang ada pada perangkat kita. Apapun itu, BlackBerry, Android, PC, Laptop dll. Agar jika terjadi masalah, data kita aman.
Kembali ke cara melakukan recovery mode pada android adalah sebagai berikut:
  1. Matikan dulu handphone atau tabletnya. Pastikan benar-benar sudah off.
  2. Tekan dan tahan beberapa tombol Android secara bersamaan, misalnya tombol volume Up dan tombol power secara bersamaan. Bisa berbeda pada beberapa perangkat andorid. Punya saya kemarin, tekan secara bersama tombol volume up dan tombol power. Pada beberapa perangkat android yang lain (Galaxy Ace, pengalaman juga) dengan cara menekan tombol volume up dan tombol home dan tombol power. Jadi, dicoba-coba saja ya. 
  3. Berikutnya, Sahabat akan masuk ke dalam recovery mode.
  4. Recovery mode tampilannya hanya berupa tulisan saja. Dan didalam recovery mode, Anda tidak dapat menggunakan layar sentuhnya, jadi untuk navigasi naik dan turun, biasanya menggunakan tombol volume (tergantung tipe handphone Android).
  5. Pilih menu reset atau yang sejenis. Punya saya kemarin menunya reset eMMC. Lalu klik menggunakan tombol home, ikuti langkah selanjutnya. Seperti saat install program di PC. Klik Next, OK dll.
  6. Jika sudah selesai, restart androidnya.
Beberapa kondisi yang harus terpenuhi saat melakukan recovery mode:
  1. Handphone harus benar-benar dalam kondisi off. 
  2. Batteray minimal 70%
  3. Siap kehilangan data.. ha..ha.. (makanya sering-sering di back up kalo punya data) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar