Tampilkan postingan dengan label Hobby. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hobby. Tampilkan semua postingan

Cara Ternak Lovebird System Koloni

petama dalam pembahasan ini saya ingin menjelaskan sedikit tentang burung lovebird.
Lovebird atau burung cinta merupakan salah satu jenis burung yang mempunyai warna paling indah dan cantik. Maka tak heran, Lovebird sering dikembangbiakkan oleh para penghobi burung hanya untuk mencari warna-warna baru dan langka. Semakin langka warna Lovebird, maka harga jualnya semakin tinggi.
Kendati demikian, pada dasarnya Lovebird hanya terdiri dari sembilan jenis saja, seperti Lovebird Muka Salem (Agapornis roseicollis), Lovebird Topeng (Agapornis personata), Lovebird Nyasa (Agapornis lilianae), Lovebird Pipi Hitam (Agapornis nigrigenis), Lovebird Fischer (Agapornis fischeri), Lovebird Abisinia (Agapornis taranta), Lovebird Madagaskar (Agapornis cana), Lovebird Muka Merah (Agapornis Pullaria), dan Lovebird Kerah Hitam (Agapornis Swinderniana).
Namun, seiring berjalannya waktu, Lovebird sering disilangkan untuk menghasilkan warna mutasi bulu. Beberapa jenis Lovebird yang sering disilangkan untuk menghasilkan warna mutasi antara lain, Lovebird Muka Salem, Lovebird Fischer, dan Lovebird Topeng.
Nantinya, setiap jenis Lovebird tadi akan menghasilkan warna mutasi baru yang beraneka ragam. Seperti halnya, Lovebird Muka Salem dapat menghasilkan banyak varian warna mutasi, di antaranya Lovebird Lutino, Lovebird Australian Cinnamon, Lovebird Biru Pastel, Lovebird Blorok/Pied, dan Lovebird Albino. Sementara, warna mutasi Lovebird Topeng adalah Lovebird Biru, seperti yang dikutip dari Sumber-Burung.
Ada lagi hasil mutasi Lovebird yang lebih mengesankan, yakni Lovebird Parblue (Partial Blue). Lovebird jenis ini tergolong langka dan harganya sangat mahal. Harga Lovebird Parblue yang terlihat cantik dan eksotik bisa dibanderol sebesar Rp 15 juta – Rp 20 juta per ekornya.
Nah, lebih jelasnya, kami akan menunjukkan macam-macam jenis Lovebird tercantik lengkap dengan gambarnya.
1. Lovebird Muka Salem (Agapornis roseicollis)

Lovebird Muka Salem (Wikipedia)
Lovebird Muka Salem (Wikipedia)
Lovebird Muka Salem paling mudah dijumpai di sebelah selatan Afrika, Namibia, dan Angola. Lovebird jenis ini mempunyai postur tubuh yang menawan. Bagian tubuh bagian bawah berwarna hijau kekuningan. Biasanya, bulu dahi dan bagian belakang mata berwarna merah. Lalu, pada bagian pipi, leher, dan dada berwarna pink. Sementara, sayap Lovebird Muka Salem berwarna hijau, tapi bagian ujungnya berwarna kebiruan.
2. Lovebird Topeng (Agapornis personata)

Lovebird Topeng (mascotarios)
Lovebird Topeng (mascotarios)
Sesuai namanya, Lovebird Topeng mempunyai warna gelap di bagian muka. Oleh karena itu, dia dipanggil Lovebird Topeng. Burung ini pertama kali ditemukan di Timur Laut Tanzania dan dibudidayakan pertama kali di Kenya. Lovebird Topeng mempunyai warna dominan hijau. Meski begitu, pada bagian dada biasanya berwarna kuning. Sayangnya, Lovebird jenis ini sangat sulit dibedakan mana jantan dan betina karena keduanya hampir sama.
3. Lovebird Nyasa (Agapornis lilianae)

Lovebird Nyasa (hbw)
Lovebird Nyasa (hbw)
Lovebird Nyasa punya nama panggilan lain, yakni Lovebird Lilian. Burung yang memiliki warna bulu dominan hijau ini bila disilangkan akan menghasilkan warna mutasi yang unik, yaitu Lovebird Biru dan Lovebird Lutino. Kalau Anda tertarik, Anda bisa menemukan banyak Lovebird Nyasa di kawasan Tanzania, Malawi, Mozambik, Zambia tenggara dan Zimbabwe Utara.
4. Lovebird Pipi Hitam (Agapornis nigrigenis)

Lovebird Pipi Hitam (gbif)
Lovebird Pipi Hitam (gbif)
Kalau dilihat sekilas, Lovebird Pipi Hitam hampir sama dengan Lovebird Topeng. Namun, ternyata setelah diamati dengan saksama, yang berwarna hitam hanya bagian pipinya saja. Untuk bagian tubuhnya, hampir keseluruhan berwarna hijau kekuning-kuningan. Burung seperti ini paling suka tinggal di daerah hutan gugur di dekat perairan dan daerah yang banyak memiliki habitat seperti itu adalah Zambia serta air terjun Victoria, Zimbabwe.
5. Lovebird Fischer (Agapornis fischeri)

Lovebird Fischer (wikimedia)
Lovebird Fischer (wikimedia)
Lovebird Fischer pertama kali ditemukan oleh Gustav Fischer yang berasal dari Jerman. Burung ini nampak begitu cerah dengan perpaduan warna merah, orange, kuning, dan hijau. Lovebird Fischer saat ini cukup banyak dijumpai di Indonesia. Namun, kalau Anda mau menemukannya lebih banyak, Anda bisa berkunjung ke habitat asli Lovebird Fischer, yakni di daerah Afrika bagian timur, tengah, selatan, tenggara, dan di danau Victoria Tanzania utara.
6. Lovebird Abisinia (Agapornis taranta)

Lovebird Abisinia (dedandes)
Lovebird Abisinia (dedandes)
Lovebird Abisinia terlihat agak monoton karena hanya memiliki perpaduan dua warna saja, yakni hijau tua dan hitam. Namun, jangan salah, Lovebird Abisinia termasuk Lovebird yang paling besar di antara Lovebird yang lain. Selain itu, yang membuat Lovebird Abisinia menarik adalah warna dahinya yang berwarna orange kemerahan. Habitat asli burung ini terletak di bagian selatan Eritrea sampai barat daya negara Ethiopia.
7. Lovebird Madagaskar (Agapornis cana)

Lovebird Madagaskar (pappagallinelmondo)
Lovebird Madagaskar (pappagallinelmondo)
Kalau Lovebird Abisinia dikenal sebagai Lovebird paling besar, nah sekarang akan kami perkenalkan dengan Lovebird paling kecil, yaitu Lovebird Madagaskar. Sebenarnya, Lovebird Madagaskar bukan burung yang paling kecil. Hanya saja, ukuran tubuhnya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan teman sebayanya. Bobot tubuhnya saja, sekitar 30 gram. Selain itu, jenis Lovebird yang satu ini juga sangat mudah dikenali karena hanya memiliki kombinasi warna hijau dan abu-abu saja. Burung ini sangat sulit ditemukan di Indonesia karena dia tinggalnya di pulau Madagaskar, Afrika.
8. Lovebird Muka Merah (Agapornis Pullaria)

Lovebird Muka Merah (mucumbli)
Lovebird Muka Merah (mucumbli)
Masih ingat dengan Lovebird yang dahinya merah? Nah, kali ini berbeda. Sebab, yang merah bagian mukanya. Mungkin banyak orang menyangka, dia termasuk tipe burung pemalu, namun sebenarnya Lovebird Muka Merah tidak demikian. Sejak lahir bagian muka dan dahinya sudah berwarna merah. Kalau tubuhnya rata-rata berwarna hijau kekuning-kuningan. Populasi Lovebird Muka Merah bisa ditemukan di daerah pesisir pantai Afrika tengah hingga bagian barat Ethiopia.
9. Lovebird Kerah Hitam (Agapornis Swinderniana)

Lovebird Kerah Hitam (suggest-keywords)
Lovebird Kerah Hitam (suggest-keywords)
Lovebird Kerah Hitam termasuk burung Cinta yang langka. Burung ini dapat dikenali dari bagian kerahnya yang berwarna hitam dan lehernya yang berwarna kecoklatan. Namun, yang paling dominan adalah warna hijau. Di samping itu, ukuran tubuhnya hampir sama dengan Lovebird Madagaskar. Meski begitu, tetap saja, yang terkecil adalah Lovebird Madagaskar. Kalau ingin berjumpa dengan Lovebird Kerah Hitam, Anda bisa mengunjungi bagian khatulistiwa negara Afrika.
10. Lovebird Pastel

Lovebird Pastel (kaskus)
Lovebird Pastel (kaskus)
Lovebird Pastel sering kali menjadi burung incaran para penggemar Lovebird. Pasalnya, warna bulunya cenderung lebih kalem atau soft jika dibandingkan dengan yang lain. Bila biasanya warna Lovebird itu hijau tua dan kuning, maka Lovebird Pastel akan tampil dengan warna hijau muda dan kuning muda. Meski begitu, ada Lovebird yang warnanya lebih muda dari Pastel, yakni Dilute. Lovebird jenis Dilute sering disebut dengan Lovebird yang memiliki warna bulu yang telah mencair. Nah, Lovebird Pastel yang paling umum dijumpai di Indonesia antara lain, Lovebird Pastel Ijo (Pasjo), Lovebird Pastel Kuning (Paskun), Lovebird Pastel Biru (Pasblue).
11. Lovebird Cobalt

Lovebird Cobalt (absaustralia)
Lovebird Cobalt (absaustralia)
Lovebird Cobalt lebih dikenal masyarakat dengan Lovebird berwarna biru. Sebab, hampir keseluruhan bagian tubuhnya berwarna biru (telur asin). Hanya bagian kepala hingga leher yang berwarna abu-abu. Namun, ada jenis burung lain yang mirip dengan Lovebird Cobalt, yakni Lovebird Biru Violet. Lovebird jenis ini sama-sama memiliki bulu berwarna biru, hanya saja bagian kepalanya berwarna hitam lengkap dengan kaca mata yang indah. Kemudian bagian leher dan dada Lovebird Biru Violet biasanya berwarna putih.
12. Lovebird Batman

Lovebird Batman (vensbird)
Lovebird Batman (vensbird)
Pernah mendengar jenis Lovebird Batman? Seperti namanya, Lovebird ini memiliki warna yang cenderung gelap yaitu abu-abu dan putih. Meski tidak sepenuhnya berwarna gelap atau hitam, tapi banyak penggemar burung yang menyebutnya Lovebird Batman. Kalau sudah dewasa, Lovebird Batman akan terlihat seperti Batman sungguhan. Pasalnya, bagian sayapnya telah berubah menjadi hitam pekat.
13. Lovebird Merah

Lovebird Merah (omkicau.com)
Lovebird Merah (omkicau.com)
Lovebird Merah merupakan warna mutasi dari Lovebird jenis lain. Sayangnya, untuk mendapatkan Lovebird Merah sangat sulit sekali. Kalaupun ada, tidak semua bulunya berwarna merah. Biasanya, warna merah di bulunya diselingi dengan warna orange, kuning, dan putih. Karena sangat sulit didapat, wajar saja kalau harga Lovebird Merah cukup mahal. Untuk Lovebird Merah yang masih muda biasanya dibanderol sekitar Rp 1 jutaan. Harga segitu untuk Lovebird yang warna merahnya tercampur dengan warna lain atau blorok. Kalau warnanya polos merah, mungkin lebih mahal lagi.
14. Lovebird Albino

Lovebird Albino (youtube)
Lovebird Albino (youtube)
Beberapa dari Anda pasti sudah pernah melihat Lovebird Albino. Ya, Lovebird dengan warna bulu putih polos ini memang cukup unik karena tidak memiliki variasi warna lain. Sebagian orang menyukai burung jenis ini karena terlihat bersih. Lovebird Albino cukup langka di Indonesia, tetapi harganya tidak semahal Lovebird Merah. Kalau harga Lovebird Merah mencapai Rp 1 jutaan ketika masih muda, maka harga Lovebird Albino hanya Rp 700 ribuan saja.
15. Lovebird Olive

Lovebird Olive (anadisenchanted)
Lovebird Olive (anadisenchanted)
Lovebird Olive merupakan salah satu dari tiga jenis Lovebird berwarna hijau. Lovebird warna hijau ada tiga jenis, di antaranya Hijau Standard atau WildColour, Dark Green (Hijau Tua), dan Double Dark Green (DD Green) atau biasa disebut Olive. Jadi, kalau Anda menjumpai Lovebird dengan warna hijau yang sangat tua, sudah pasti itu adalah Lovebird Olive. Bagian warna hijau ini tidak menyelimuti keseluruhan tubuhnya, melainkan hanya bagian dada, sayap, punggung, hingga ujung ekor saja. Untuk kepalanya sendiri, biasanya berwarna orange, kuning, dan pink.
16. Lovebird Parblue

Lovebird Parblue (youtube)
Lovebird Parblue (youtube)
Lovebird Parblue adalah akronim dari kata Partial Blue (sebagian biru). Ini artinya Lovebird Parblue memiliki warna bulu yang sebagian biru, tetapi untuk kepala biasanya cukup kontras dengan warna birunya. Terkadang, warna kepala bisa berwarna kuning, orange, dan putih. Lovebird Parblue pertama kali ditemukan oleh Felix de Valle dari Amerika. Setelah itu, Lovebird Parblue dikembangkan ke daratan Eropa, hingga akhirnya sampai ke Indonesia. Jenis Lovebird Parblue yang paling terkenal di dunia adalah Lovebird Fischer Parblue dan Lovebird Persotana Parblue.
Untuk mencetak Lovebird Parblue, sebenarnya tidak terlalu sulit tapi dana yang dikeluarkan cukup besar. Pasalnya, indukan untuk menghasilkan Lovebird Parblue biasanya mahal. Jika Anda ingin menghasilkan Lovebird Parblue seharga Rp 30 juta, maka Anda harus membeli Lovebird Biola seharga Rp 10 juta dan Lovebird Parblue seharga Rp 10 juta.
Nantinya, kalau Anda beruntung, maka anakannya adalah Lovebird Biola Parblue yang bisa dijual seharga Rp 30 juta. Selain itu, jika Anda ingin mencetak Lovebird Parblue Personata, Anda bisa menyilangkan Lovebird Parblue dengan Lovebird Batman.
17. Lovebird Blorok

Lovebird Blorok (ceriwis)
Lovebird Blorok (ceriwis)
Lovebird Blorok termasuk salah satu jenis Lovebird yang unik. Sebab, warna bulunya tidak selalu memiliki dominan warna tertentu. Warna bulu Lovebird Blorok biasanya semburat antara warna putih dengan warna yang lain. Beberapa jenis Lovebird Blorok adalah Lovebird Parblue Blorok dan Lovebird Merah Blorok. Lovebird jenis ini sangat mudah dikenali karena warnanya terlihat seperti gradasi dari warna-warna yang lain.
Untuk menghasilkan warna Lovebird Blorok, Anda harus menyilangkan jenis Lovebird yang berbeda. Misalnya, menyilangkan Lovebird Lutino dengan Lovebird Dakori. Nantinya, kemungkinan anakan Lovebird yang muncul adalah Lovebird Blorok hijau atau Lovebird Green Series.
18. Lovebird Halfsider

Lovebird Halfsider (1080.plus)
Lovebird Halfsider (1080.plus)
Lovebird Halfsider adalah Lovebird yang paling langka dan sangat sulit dikembangbiakkan. Lovebird jenis ini mempunyai perpaduan warna yang unik, yakni setengah warna putih setengahnya lagi warna kuning. Jadi, kalau dilihat dari samping, seperti terdapat dua ekor burung dalam satu sangkar. Keunikan perpaduan Lovebird Halfsider juga cukup aneh karena berada tepat di tengah-tengah garis tubuhnya. Untuk harga, tak perlu ditanyakan lagi. Bila Lovebird biasa harganya Rp 750 ribu, maka harga Lovebird Halfsider bisa mencapai 20 kali lipat dari harga Lovebird biasa.
19. Lovebird Lutino

Lovebird Lutino (budidaya perawatan)
Lovebird Lutino (budidaya perawatan)
Lovebird Lutino dikenal memiliki warna bulu dominan kuning dan merah. Biasanya, bagian tubuhnya berwarna kuning, sementara bagian kepala berwarna merah atau orange. Burung ini termasuk memiliki nilai jual karena warnanya yang cerah. Lovebird Lutino berusia 2 – 3 bulan dijual seharga Rp 400 ribu, sementara Lovebird Lutino usia 5 – 6 bulan bisa mencapai Rp 700 ribu. Lovebird jenis ini juga sering diikutkan lomba, terutama lomba kecantikan warna dan kicauan.
Jenis Lovebird Lutino sendiri cukup beragam, seperti Lovebird Lutino Golden Cherry (warna kuning, mata gelap), Lovebird Lutino Albino (warna putih, mata merah), Lovebird Lutino (warna kuning mata merah), Lovebird Cinnamon (kecokelatan), dan Lovebird Pied (Bercak-bercak atau blorok).
Untuk mencetak Lovebird Lutino, paling gampang dengan mengawinkan Lovebird pejantan hijau normal dengan Lovebird Lutino betina. Biasanya, kombinasi pasangan Lovebird ini akan memperoleh anakan Lovebird Lutino dengan tingkat akurasi 60 persen pada generasi pertama.
20. Lovebird Australian Cinnamon

Lovebird Australian Cinnamon (tailfeathersnetwork)
Lovebird Australian Cinnamon (tailfeathersnetwork)
Lovebird Australian Cinnamon lebih mirip dengan Lovebird Pastel, di mana warna bulunya lebih soft dan kalem. Namun, bila keduanya disejajarkan, maka yang paling terlihat soft adalah Lovebird Australian Cinnamon. Pasalnya, hampir keseluruhan warna tubuh Lovebird Australian Cinnamon terlihat lebih muda dari warna bulu Lovebird yang lain. Kalau dilihat dari jarak jauh, sepertinya varian warnanya tidak akan terlihat dan lebih jelas terlihat warna putihnya saja.
21. Lovebird Violet

Lovebird Violet (pinterest.com)
Lovebird Violet (pinterest.com)
Lovebird Violet adalah jenis Lovebird yang mengubah warna blue normal di area sponge menjadi warna violet. Lovebird Violet mempunyai factor (penurunan sifat) single (SF) dan Double (Double). Untuk mencetak mutasi warna Lovebird Violet, salah satu indukan harus jenis Lovebird Violet, baik itu jantan maupun betina.
Ciri-ciri Lovebird Violet mempunyai warna bulu biru keunguan atau yang umum disebut Violet. Warna bulu tersebut terlihat di bagian sayap dengan ujung berwarna hitam. Sedangkan, di bagian perut Lovebird berwarna putih, kepalanya dominan hitam, dan paruh putih pucat atau orange tua.
Tak hanya itu, Lovebird Violet mempunyai varian warna lain yang dinamakan Lovebird Pastel Violet. Warna bulu jenis Lovebird ini dominan putih tapi ada warna pastel violet di bagian punggung dan sayapnya. Harga Lovebird Violet dibanderol mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu, tergantung daerah dan usianya.
22. Lovebird Biola

Lovebird Biola (instarix.com)
Lovebird Biola (instarix.com)
Salah satu jenis Lovebird yang paling mahal adalah Lovebird Biola atau Opaline Fischeri. Mahalnya harga Lovebird Biola tak lepas dari ketersediaannya yang cukup sulit didapat atau langka. Peternak Lovebird sulit mencetak Lovebird Biola, tapi peminatnya sangat banyak, sehingga harganya menjadi mahal.
Seperti kisah yang dialami Om Lalang, pemilik Pecox Bird Farm (BF) Surabaya. Dua tahun lalu, dia menjual 20 pasang indukan Lovebird Biola dan Parblue sekitar Rp 450 juta. Jadi, setiap pasang Lovebird dibanderol sekitar Rp 22,5 juta. Saat itu, pembelinya Om Ahta menukar rumah 8 x 25 m2 seharga Rp 450 juta dengan 10 pasang Lovebird Biola dan 10 pasang Lovebird Parblue.
Harga Lovebird Biola memang tak main-main. Yang paling murah saja, Lovebird Biola standar dijual seharga Rp 5,5 juta. Kalau warnanya agak unik dan eksotis, bisa naik menjadi Rp 7,5 juta. Bahkan, kini harganya lebih gila lagi karena Lovebird Biola Euwing Split Blue import dari Thailand (usia 4 bulan) mencapai Rp 55 juta, seperti yang dikutip dari Olx.
23. Lovebird Dakocan

Lovebird Dakocan (aboutkenari.blogspot.co.id)
Lovebird Dakocan (aboutkenari.blogspot.co.id)
Lovebird Dakocan terdiri dari lima jenis, yaitu Lovebird Dakocan original, Lovebird Dakocan hijau, Lovebird Dakocan biru, Lovebird Dakocan ungu, dan Lovebird Semi Dakocan. Lovebird yang memiliki nama latin Agapornis Personatus ini biasa disebut Masked Lovebird atau Lovebird bertopeng. Ini dikarenakan muka Lovebird Dakocan yang berwarna gelap seperti topeng.
Lovebird Dakocan berasal dari dataran tinggi pedalaman utara dan tengah Tanzania. Selain itu, Lovebird ini juga banyak dijumpai di Kenya utara dan timur. Lovebird Dakocan sendiri ditemukan pada tahun 1800-an, tetapi tidak ada impor sampai tahun 1920-an.
Ciri-ciri Lovebird Dakocan mempunyai warna tubuh dominan hijau, sebagian warna bulu kepala hitam gelap, dan kerah di leher berwarna kuning. Namun, karena ada mutasi dan perkawinan silang, warna Lovebird Dakocan menjadi bervariasi, seperti Lovebird Dakocan biru dan Lovebird Dakocan ungu. Lalu, untuk harga Lovebird Dakocan (April 2017) mencapai Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu.
24. Lovebird Euwing

Lovebird Euwing (instarix.com)
Lovebird Euwing (instarix.com)
Lovebird Euwing atau Ewing ditemukan pertama kali pada tahun 2004 oleh penangkar Lovebird asal Belanda bernama Piet Verhijde. Dia berhasil mencetak Lovebird Euwing dengan mengawinkan indukan Lovebird Lutino Fischeri dan Lovebird hijau standar atau Lovebird Josan.
Mengapa dinamakan Lovebird Euwing? Sebab, Euwing merupakan singkatan dari Eumelamin dan Wing yang artinya sayap. Jadi, sebenarnya keunikan Lovebird Euwing terletak pada warna sayapnya yang bercorak hitam dan kuning.
Ciri-ciri Lovebird Euwing memiliki perpaduan warna dominan hitam dan kuning. Selain itu, warna bulu dada Lovebird Euwing tereduksi menjadi lebih terang (kuning atau putih) dibandingkan dengan warna galur murninya (Wild Type atau Lovebird Green) dan terjadi peningkatan warna gelap atau hitam (Eumelanin) pada kedua sayapnya sehingga berbentuk huruf “V” pada bulu punggung di antara kedua sayapnya, seperti yang dikatakan oleh Irwan Sentosa.
Ketika Lovebird Euwing ditingkatkan warna gelapnya (Dark Factor) menjadi Dark Euwing (D Euwing) atau Dark Dark Euwing (DD Euwing) maka bulu dada Lovebird Euwing akan lebih kelihatan lebih gelap (tidak cerah). Terakhir, harga Lovebird Euwing diketahui mencapai Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta.
25. Lovebird Import Holland dan Taiwan

Lovebird Import Holland (radjaburung.blogspot.com)
Lovebird Import bisa dari mana saja, tapi yang paling banyak berasal dari Holland atau Belanda dan Taiwan. Biasanya, Lovebird Import ukuran tubuhnya lebih besar dari Lovebird lokal asli Indonesia. Selain itu, warna bulunya lebih bagus dan mengkilat bila dibandingkan dengan Lovebird lokal.
Antara Lovebird Holland dan Lovebird Taiwan, katanya lebih bagus Lovebird Holland, terutama dilihat dari sisi postur tubuh dan warna. Namun, kalau dilihat dari sisi suara, pastinya lebih bagus Lovebird Taiwan. Sebab, suara Lovebird Taiwan lebih gacor, keras, dan panjang. Selain itu, Lovebird Taiwan lebih mudah beradaptasi dengan cuaca di Indonesia dan mental tempurnya bagus.
Itu tadi, beberapa jenis Lovebird tercantik lengkap dengan gambarnya. Mungkin masih banyak varian Lovebird yang tidak tercantum dalam daftar ini. Oleh karena itu, kalau Anda mengetahui varian jenis Lovebird yang lain, silakan ditambahkan melalui kolom komentar. Terima kasih.


nah tadi sudah di jelaskan tentang beberapa dasar dan jenis - jenis lovebird kemudian qta masuk pada pokok tentang Cara Ternak Lovebird System Koloni

hal yag pertama kita siapkan adalah:


  • kandang koloni lovebird, biasanya dan ideal nya kandang koloni lovebird ber ukuran 3mX1mX2,5m.dan terdapat ruanga di mana sinar matahari masuk ke dalam kandang serta sirkulasi udara yang baik.sirkulasi udara yang baik sangat berperan untuk menjaga kesehatan burung yang kita tangkarkan. dan juga tersedia tempat pakan dan minum yang cukup.juga yang harus di perhatikan tangkringan untuk burung bertengger harus tersedia.tidak lupa keamanan kandang dari serangan predator seperti ular tikus dan lain - lain. biasanya kandang ber ukuran ini dapat di huni paling dtidak 60 pasang. berikut saya lampirkan video kandang ternak kolobi PKBF - Putra Kencan Bird Farm. 

PKBF - Putra Kencana Bird Farm

  •  setelah anda dapat menentukan rancangan kandang yang di inginkan maka proses yang kedua adalah mepersiapkan adalah glodok serta bahan sarang. glodok dlh tempat indukan bertelur dan membesarkan anaknya jadi buat lah glodok sesuai dengan kebutuhan anda.serta tak lupa memperhitungkan kenyamanan burung.untuk glodok anda juga bisa membelinya di kios- kios burung terdekat jka tidak memungkin kan untuk anda membuatnya. tak lupa juga berikan sarang lovebird biasa berupa serutn kayu. bahan sarang ini juga banyak di jual di pasaran jadi tak perlu repot-repot dn harganya juga tergolong murah hanya Rp.5000 saja. berikut saya lampirkan video pemberian sarang lovebird dan lovebird yang sedang mengangkut sarang by PKBF - Putra Kencana Bird Farm.


    PKBF - Putra Kencana Bird Farm

    • kemudian hal selanjutnya yang perlu di perhatikan adalah bagai mana cara menjaga kebersihan kandang lovebird yang kita tangkarkan. kandang haruslah tetap bersih agar burung terihndar dari berbagai ancaman penyakit mulai dari cacinga,kutu,snot,parasit,jamur,dll. kandnag harus di bersihkan setidaknya 1 kali sehari serta harus di cucu menngunakan sabun 1 minggu skali  terrutma bagian bawah kandang. serta di semprot dengan desinfektan atau mungkin dengan air sabun. berikut saya lampirkan video cara membersihkan kandang lovebird ala  PKBF-Putra Kencana Bird Farm.

       
       PKBF-Putra Kencana Bird Farm

      • berikan lah pakan yang beragam dan porsinya pun cukup untuk memenuhi kebutuhn koloni lovebird anda seperti canary seedmmilet dn juga extra foofding seperti kanggku,kecambah,tulang sotong dll. juga jangan lupa brikan vitamin agar burung segera produksi, serta dapat menjaga kesehatannya.


        PKBF-Putra Kencana Bird Farm

        • nah jika langkah di atas telah di lakukan dan lovebird mulai menunjukan tanda - tanda memiliki anak. lakukan pengecekan golodok guna mengontrol anakan.jika anda ingin menyapihnya sendiri saya sarankan penen lah anakan di usi 15 s/d 20 hari guna mengurangi resiko gagal loloh/sapih.pada umum nya siklus lovebird memiliki anak skitar 2 bln s/d/3 bln.siapkan lah box baby lovebird yang bisa seperti besek dll atau yang lebih modern dengan cara seperti di bawah ini. nah tak kalah penting lakukan pemasterann sejak dini serta meloloh/menyapih lovebird dengan bubur yang berkualitas serta perhatikan suhu dan kekentalan bubur. lolohh anakan setiap 2 jam skali seiring dengan usia yang bertambah kuraingi intensitas meloloh lovebird.


          PKBF - Putra Kencana Bird Farm

           nah mudah bukan cara berternak lovebird secara koloni artikel berikutnya kita akan membahas kekurangan dan kelebihan berternak lovebird dengan sistem koloni.

Manfaat Tulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone Bagi Burung

Pertama-tama yuk kita simak apa sih itu asinan atau yang lebih akrab di panggil tulang sotong atau mungkin istilah bule nya cuttle bone heheeh???

Tulang sotong atau cuttle bone ini sebenarnya bukanlah sebuah tulang melainkan cangkang internal dari sotong, hewan laut sejenis cumi-cumi kecil seperti Cephalopod. Tulang sotong ini biasanya banyak ditemukan dipinggir-pinggir pantai dimana hewan hewan tersebut terdampar akibat laut yang pasang dan tinggal cangkangnya saja yang tersisa. Karena merupakan hewan laut, maka dalam tulang sotong tersebut banyak mengandung kalsium , mineral dan iodum yang sangat dibutuhkan oleh burung dan hewan peliharaan lainnya seperti reptil. namun dalam pembahasan ini kita fokuskan manfaat dan penyajiannya untung Burung.



Tulang sotong ini juga banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan burung akan kalsium,bahkan di gunakan juga dalam campuran pembuatan pasta gigi,kometik,pembetukan pehiasan dll. nah sekedar tau ajah yah mari kembali ke pembahasan pokok kita,pemberian Tulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone dapat di berikan pada semua jenis burung yaitu muali dari perkutut, kenari,kacer,murai batu,dll ataupun burung paruh bengkok seperti parkit dan lovebirds. terutama untuk burung yang sedang dikembang biakan atau di tangkarkan, pemberian tulang sotong ini bisa memicu produktivitas dan kesehatan dari telur yang dihasilkan serta bisa mencegah indukan yang sering memakan telur-telurnya sendiri karena kekurangan kalsium. hal ini di sebabkan karena secara alamiah burung akan memakan apa saja untuk memenuhi kebutuhannya termasuk dengan memakan telurnya sendiri untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya.wooooo itu baru sekilas dari manfaat Tulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone yuk simak lagi   kali ini PKBF-Putra Kencana Bird Farm mau membocorkan sedikit tentang dan cara pemberian atau penyajiannya:

  1. membantu memenuhi kebutuhan mieral dan kalsium bagi indukan burung yang di tangkarkan. serta anakan burung yang masih di glodok yang di bantu indukanya melalu lolohan atau suapan.
  2. membatu / menjaga burung tetap sehat. hal ini di karenakan pencernaan burung semakin meningkat kualitasnya.
  3. menjaga kesehatan burung agar tidak mudah lemas dan tidak membuat burung kehilangan napsu makan.
  4. menguatkan cangkang telur sehingga tidak mudah retak. Jgn di remeh kan karena cangkang telur yg retak tidak akan bisa menetas. Keretakan sangat kecil dan sulit terlihat tampa alat bantu. Jika ada yang sering gagal tetas atau menetas sedikit mungkin ini jawabanya.
  5. Membantu untuk menjaga burung agar tidak cacingan.
  6. membatu metabolisme tubuh burung dan meningkatkan bakteri baik dalam usus.
  7. meningkatkan gairah kawin sehingga burung.




 
nah ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone, tidak hanya penting bagi burung yang ingin di tangakarkn lo.... tapi juga penting bagi burung yang di pelihara di sangkar gantung biasa ataupun burung yang di lombakan.
nah di samping itu saya akan membagikan bagai mana sih cara penyajian yang benar ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone ini terhadap burung kesayangan kita???

Berikut cara pemberian ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone saya bagi 2 yaitu pemakan serangga dan buah dengan pemakan biji bijian :

1).cara penyajian atau pemberian ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone ke pada burung pemakan serangga / buah. seperti cucak hijau,murai batu,kacer,pleci,dll. uppps canary/kenary sihh pemakan bijian buah dan sayuran tapi canary/kenari ikut cara yang ini juga yah.

  • ambil tulang sotong yang biasa di jual di jul di pasaran sudah dalam posisi kering
  • siapkan tutup botol atau sendok makan
  • korek/serut ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone perlahan hingga menjadi butiran halus
  • setelah halus campurkan 3gram tulang sotong pada 1 sendok teh kroto segar,dosis bisa di sesuaikan.
  • pastikan tidak memberi pakan lain kecuali kroto yang sudah di campur dengan ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone habis di makan burung.kemudian setelah habis barulah anda memasukan opakan seperti biasanya.
 2.cara penyajian atau pemberian ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone untuk burung pemakan bijian seperti lovebird,falk/parkit australia,parkit dll.
  • cara sangat mudah cukup beri lubang di tengah -  tengah ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone. dengan menggunakan bor/obeng dll.
  • kaitkan dengan penggantung buah yang biasa di jual di pasar burung atau mungkin cable tis atau bisa juga dengan baut.nah di bawah sya tambahkan video penyajian atau pemberian ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone yang sangat saya sarankan.

Video pengankaran Lovebird PKBF - Putra Kencana Bird Farm Denpasar Bali
Dipasaran kita juga banyak melihat tulang sotong dijual dalam bentuk batangan  ataupun yang sudah pecah - pecah saran dari saya belilah sesuai kebutuhan dan peruntukan. karena harga yang pecah - pecah lebih murah sekita Rp.35.000 s/d Rp.45.000 / kgnya sedangkan yang utuh beukuran di atas 20cm berkiisran antara Rp.85.000 s/d Rp.120.000. nah jadi harus cermat yah guna menekan biaya pengeluaran. jika di peruntukan untuk pemakan serrangga atu buah tadi saya sarankan beli yang pecah saja. dan sebaliknya.

nah berikut tips tentang  Mafaat Tulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone Bagi Burung berikut cara penyajiannya.dokumentasi pemberian pada burung pemakan serangga vido beserta fotonya menyusul yah sebab sedang di kerjakan. terimakasih telah menyimak yuk bantu share supaya banyak kicaumania yang ingin membagikan tips nya.

Cara Paling Efektif Memaster Murai Batu Anakan (TROTOL)

Cara Paling Efektif Memaster Murai Batu Anakan (TROTOL) di mulai sedini mungkin bahkan burung mulai usia 15 hari pun seharusnya sudah mulai di master.karena di alam liar saat mereka mulai menetas pun sudah mendengar banyak sekali sura burung lainya atau suara dari indukan mereka sendri.namun dalam pemasteran lebih baik agar burung yang ingin di master tidak melihat burung masteran dengan secara lansung cuup suaranya saja yang di perdengarkan. bisa di lakukan pemasteran dengan media electronik atau dengan burung yang asli tergantung dari anda masing.baik ikuti beberapa tips di bawah ini dan kemungkinan murai batu anda cepa gacor.

1. Usia MB anakan yang paling baik
untuk dimaster adalah saat
berumur 3 minggu. Tetapi jika
anda punya MB anakan yang
sudah berumur 1-1,5 bulan, bisa
dimaster dan belum terlambat.
2. Gunakan suara master master
yang halus dan tajam, misalnya
serindit, parkit, atau
burung lovebird.
3. Pemasteran dilakukan di ruangan
tertutup/kamar sendiri.
Tujuannya adalah agar MB
anakan tidak mendengar suara
burung lain selain suara masteran
LB, serindit, dan parkit.
4. Tidak perlu memaster dengan
banyak suara, cukup 3 saja.
Misalnya MB anakan sudah bisa
menguasai suara LB, maka saat
dewasa kelak ia akan
mengeluarkan tembakan yang
panjang, rapat, dan berulang-
ulang.
5. Pemasteran awal dilakukan
selama kurang lebih 1 bulan. Jika
sudah berhasil, anda bisa
melanjutkan masteran dengan
suara cucak jenggot yang lebih
kasar.
6. Pemasteran dengan cucak
jenggot bisa anda lakukan dengan
audio mp3 atau burung CJ yang
sudah gacor. Tempatkan 2 ekor CJ
gacor dan MB anakan di dalam
satu ruangan namun jaraknya
jauh. Atau dengan
mengerodongnya agar tidak
saling melihat. Jadi agar
terdengar suara sahut-sahutan
CJ.
7. Bisa juga dengan suara kapas
tembak jika anda tak punya cucak
jenggot.
8. Saat sudah mabung pertama,
anda bisa melatih/memaster MB
anakan dengan burung cililin yang
punya suara kasar, tajam, dan
tegas.
9. Setelah Mb anakan sudah bisa
meniru suara-suara masteran di
atas, anda bisa menambahkan
suara masteran lain saat dewasa.
Misalnya suara kenari, rio-rio,
gereja tarung, atau Jalak Suren.
10. Jika MB anakan sudah menguasai
suara-suara masteran yang telah
anda berikan, anda bisa
menambahkan suara lain secara
bertahap.
11. Ingat, cukup 3 suara masteran
dalam waktu bersamaan. Baru
setelah sudah berhasil anda bisa
menambah koleksi suara
masteran.

Cara Membuat Murai Batu Cepat Gacor

Cara Alami Agar Bakalan Murai Batu Cepat Gacor
Sobat kicaukan, pernahkah anda membeli bakalan murai batu? Atau jusru sekarang anda sedang memeliharanya? Murai batu batu bakalan bisa saja gacor dan jadi jawara asalkan dengan perawatan dan cara-cara yang tepat. Pada kesempatan ini kami akan berbagi sedikit tips kepada sobat kicaukan semua tentang cara paling ampuh agar murai batu/MB bakalan cepat gacor. 
Pada dasarnya, untuk memiliki bakalan MB yang gacor dan jawara harus teliti dalam memilih bakalan MB yang berkualitas bagus. Nah, bagi anda yang ingin tahu ciri-ciri bakalan MB yang bagus, Bakalan MB yang bagus akan mempermudah anda dalam membuatnya menjadi gacor. Begitu juga sebaliknya, jika anda salah memilih bakalan MB maka akan butuh waktu yang lebih lama untuk jadi gacor, atau bahkan tidak bisa gacor. Jadi telitilah dalam memilih bakalan MB. 
Oke sobat kicaukan, pada dasarnya cara alami agar bakalan MB cepat gacor ini sudah sangat umum, tetapi alangkah baiknya anda perhatikan cara-cara berikut ini untuk diambil hal positifnya. Sebenarnya cara alami untuk membuat MB cepat gacor adalah duplikasi kita pada kehidupan MB di alam liar. Karena pada intinya MB liar memiliki kebiasaan dan cara tersendiri dalam menjalani hidupnya, tetapi justru dengan cara alami itulah MB akan menjadi berkualitas, seperti gacor dan pandai meniru suara-suara burung lain. Adopsi dari pola hidup MB di alam liar bisa saja kita terapkan di rumah, agar bakalan MB cepat berkicau/gacor. Berikut ini beberapa cara alami agar bakalan MB cepat gacor : 
1. Gantang/gantung sangkar di sekitar pepohonan, agar MB merasa di alam liar
Meskipun sebenarnya MB di dalam sangkar, tetapi setidaknya MB merasa nyaman jika digantang di pepohonan. Dengan begitu, kemungkinan MB bakalan cepat gacor akan semakin besar. 
2. Berikan extra food (EF) sesuai dengan pakan MB di alam liar
EF yang kita berikan pada dasarnya adalah makanan utama dari MB sat di alam liar, jadi alangkah baiknya anda selalu memberikan EF kepada MB bakalan anda dengan porsi dan jam tertentu. EF yang biasa dimakan MB di alam antara lain serangga (belalang, jangkrik), cacing, dan kroto. Cobalah untuk menyediakan beberapa jenis EF untuk mengetahui kesukaan bakalan MB anda. Jika sudah diketahui kesukaannya, anda bisa memberikannya setiap hari. Gunakan voer sebagai pakan utamanya, dan berikan EF sesuai dengan karakter dan kesukaan bakalan MB anda. 
3. Gantang MB betina di dekat bakalan MB 
Karena di alam liar, MB biasanya ditemani oleh betina-betina yang selalu ada di dekatnya, bahkan anak-anaknya. Dekatkan MB betina dengan jarak 3-4 meter untuk mengasah birahi dan mentalnya. Bakalan MB jika didekatkan pada betina akan berusaha menunjukkan kualitas dan kejantanannya dengan cara berkicau. Jadi anda bisa mencoba cara yang mudah ini. 
4. Jemur bakalan MB setiap pagi
Cara ini juga duplikat dari kehidupan MB di alam liar, karena intinya adalah agar MB mendapatkan cukup sinar matahari. MB di alam liar selalu mendapatkan sinar matahari, sehingga menjadi sehat dan tentunya akan berdampak pada kemampuannya untuk berkicau/gacor. Jemurlah bakalan MB anda setiap pagi agar mendapatkan cukup sinar matahari, sekitar 2-3 jam setiap pagi. 
Cara-cara membuat MB bakalan agar cepat gacor di atas sebenarnya adalah hal umum yang tentunya sudah anda lakukan setiap hari dalam merawat MB anda. Tetapi penekanannya adalah agar bakalan MB anda merasa di alam liar, dan merasa nyaman sehingga akan lekas gacor. Hanya saja, waktu yang dibutuhkan untuk membuat bakalan MB gacor lebih lama. Tetapi yakinlah bahwa hasil yang anda dapatkan akan jauh lebih memuaskan. 
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang cara alami agar bakalan murai batu cepat gacor, semoga bermanfaat bagi anda dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Kicaukan untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting seputar dunia burung dan perawatannya. Salam kicau.

Cara menanam cabe dalam polybag atau Pot


Cara menanam cabe dalam polybag
Cabe merupakan salah satu komoditas pertanian yang harganya sangat berfluktuasi. Apalagi menjelang hari-hari besar seperti lebaran, harga cabe pasti melonjak tinggi. Hal ini yang memancing orang untuk menanam cabe, baik untuk dijual maupun sekadar untuk persediaan sendiri. Sayangnya bagi yang tinggal diperkotaan ketersedian lahan untuk bercocok tanam sangat terbatas. Namun hal ini bisa disiasati dengan menanam cabe dalam pot atau polybag.
Cara menanam cabe dalam pot atau polybag cukup mudah dilakukan. Menanam cabe bisa dilakukan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Secara umum menanam cabe bisa dilakukan pada ketinggian 0-2000 meter diatas permukaan laut. Suhu optimal bagi tanaman cabe ada pada kisaran 24-27oC, namun masih bisa tahan terhadap suhu yang lebih dari itu. Sifat tersebut tergantung dari jenis varietas cabe.
Salah satu jenis cabe yang cocok untuk ditanam di pekarangan adalah cabe kerting. Jenis ini relatif lebih tahan terhadap iklim tropis dan rasanya pedas banyak disukai di pasaran. Berikut ini kami paparkan tentang cara menanam cabe keriting dalam polybag.

Pemilihan benih

Di pasaran banyak macam varietas cabe keriting, mulai dari hibrida hingga varietas lokal. Cara menanam cabe lokal dan hibrida tidak mempunyai perbedaan yang berarti. Hanya saja beberapa cabe hibrida dianjurkan dirawat dengan produk-produk obat-obatan tertentu. Varietas hibrida banyak didatangkan dari Taiwan dan Thailand, sedangkan varietas lokal banyak ditanam di Rembang, Kudus, hingga Tanah Karo, Sumatera Utara.
Saat ini terdapat varietas lokal hasil seleksi, produktivitasnya pun lebih baik daripada varietas lokal tanpa seleksi. Benihnya dijual dalam kemasan kaleng seperti tampar yang diproduksi Sang Hyang Sri. Dari segi teknis, cara menanam cabe keriting lokal lebih sederhana dan anti ribet dibanding cara menanam cabe hibrida. Cabe lokal lebih adaptif dengan kondidi lingkungan dibanding cabe hibrida. Hanya saja produktivitasnya masih kalah dari hibrida.

Penyemaian benih

Cara menanam cabe dalam polybag sebaiknya tidak langsung dilakukan dari benih atau biji. Pertama-tama benih cabe harus disemaikan terlebih dahulu. Proses penyemaian ini gunanya untuk menyeleksi pertumbuhan benih, memisahkan benih yang tumbuhnya kerdil, cacat atau berpenyakit. Selain itu juga untuk menunggu kesiapan bibit sampai cukup tahan ditanam di tempat yang lebih besar.
Tempat persemaian bisa berupa polybag ukuran kecil (8×9 cm), daun pisang, baki (tray) persemaian, atau petakan tanah. UCara yang paling ekonomis adalah dengan menyiapkan petakan tanah untuk media persemaian.
Buat petakan tanah dengan ukuran secukupnya, campurkan kompos dengan tanah lalu aduk hingga rata. Butiran tanah dibuat sehalus mungkin agar perakaran bisa menembusnya dengan mudah. Buat ketebalan petakan tersebut 5-10 cm, diatasnya buat larikan dengan jarak 10 cm.
Masukkan benih cabe dalam larikan dengan jarak 7,5 cm kemudian siram untuk membasahi tanah dan tutup dengan abu atau tanah. Setelah itu tutup dengan karung goni basah selama 3-4 hari, pertahankan agar karung goni tetap basah. Pada hari ke-4 akan muncul bibit dari permukaan tanah, kemudian buka karung goni. Sebaiknya petakan ditudungi dengan plastik transparan untuk melindungi bibit cabe yang masih kecil dari panas berlebih dan siraman air hujan langsung. Tanaman cabe siap dipindahkan ke polybag besar setelah berumur 3-4 minggu, atau tanaman telah mempunyai 3-4 helai daun.

Penyiapan media tanam

Pilih polybag yang berukuran diatas 30 cm, agar media tanam cukup kuat menopang pertumbuhan tanaman cabe yang rimbun. Selain polybag, bisa juga digunakan pot dari jenis plastik, semen, tanah, atau keramik. Atau bisa juga menggunakan wadah-wadah bekas yang tidak terpakai lagi, beri lubang pada dasar wadah untuk saluran drainase.
Cara menanam cabe dalam polybag bisa menggunakan media tanam dari campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, arang sekam, dan lain-lainnya.
Beberapa contoh komposisi media tanam diantaranya adalah (1) Campuran tanah dengan kompos dengan komposisi 2:1, (2) Campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1, atau (3) Campuran tanah dan pupuk kandang dengan komposisi 2:1. Apabila menggunakan pupuk kandang, sebaiknya pilih pupuk yang telah matang.
Buat media tanam sehalus mungkin dengan cara mengayaknya. Campurkan sekitar 3 sendok NPK dalam setiap polybag. Aduk hingga campuran tersebut benar-benar rata. Lapisi bagian dalam polybag dengan sabut kelapa, pecahan genteng, atau pecahan styrofoam. Gunanya agar air tidak menggenangi daerah perakaran tanaman.
Cara menanam cabe dalam polybag

Pemindahan bibit

Setelah bibit tanaman dan media tanam siap, pindahkan bibit tanaman cabe dari tempat persemaian kedalam polybag. Lakukan pekerjaan ini saat pagi hari atau sore hari, dimana matahari tidak terlalu terik untuk menghindari stres pada tanaman.
Lakukan pemindahan bibit dengan hati-hati, jangan sampai terjadi kerusakan pada perakaran tanaman. Buat lubang tanam pada polybag sedalam 5-7 cm. Apabila persemaian dilakukan di atas polybag atau daun pisang, copot polybag dan daun pisang lalu masukan seluruh tanah dalam tempat persemaian kedalam lubang tanam. Apabila persemaian dilakukan di atas petak tanah atau tray, pindahkan dengan tanah yang menempel pada perakaran dan masukkan kedalam lubang tanam.

Pemeliharaan dan perawatan

  • Pemupukan, berikan pemupukan tambahan dengan dosis satu sendok makan NPK per polybag setiap bulannya. Atau apabila ingin menanam cabe secara organik, sebagai gantinya semprotkan pupuk organik cair pada masa pertumbuhan daun dan pertumbuhan buah. Tambahkan satu kepal kompos atau pupuk kandang kambing pada saat tanaman mau berbuah.
  • Penyiraman, tanaman cabe sebaiknya disiram sekurang-kurangnya 3 hari sekali. Apabila matahari bersinar terik, siram tanaman setiap hari.
  • Pengajiran, setelah tanaman cabe tumbuh sekitar 20 cm, berikan ajir bambu. Ajir ini berguna untuk menopang tanaman agar berdiri tegak.
  • Perompesan, tunas-tunas muda yang tumbuh di ketiak daun sebaiknya dihilangkan (dirompes). Perompesan dimulai pada hari ke-20 setelah tanam, perompesan biasanya dilakukan tiga kali hingga terbentuknya cabang. Gunanya agar tanaman tidak tumbuh kesamping ketika batang belum terlalu kuat menopang.
  • Hama dan penyakit, penggunaan pestisida sebaiknya hanya dilakukan apabila tanaman terlihat terserang hama atau sakit. Apabila terlihat ada hama putih semprot dengan pestida, bila terlihat ada bakal ulat semprot dengan insektisida secukupnya, kalau terlihat jamur gunakan fungisida. Untuk bercocok tanam cabe organik gunakan pestisida alami.
cara-menanam-cabe

Pemanenan

Umur cabe dari mulai tanam hingga panen bervariasi tergantung jenis varietas dan lingkungan. Masa panen terbaik adalah saat buah belum sepenuhnya berwarna merah, masih ada garis hijaunya. Buah seperti ini sudah masuk bobot yang optimal dan buah cabe masih bisa tahan 2-3 hari sebelum terjual oleh pedagang di pasar. Waktu panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah embun kering. Hindari waktu panen pada malam dan siang hari.
Tutorial  cara menanam cabe ini cocok diterapkan pada pertanian sekala kecil atau lahan pekarangan. Bisa diterapkan juga untuk pertanian vertikultur atau urban farming. Semoga bermanfaat.

Mengatasi Kacer Susah Rontokan Bulu ,Ngorak,Mambung

Cara Pertama:

Siklus masa mabung pada burung antara 12-15bulan..lebih dari itu bermasalah..! lihat kondisi burung, bulu kusam atau mabung nyulam. pada dasarnya kalau mau mabungin burung usahakan dalam keadaan diam(kurang gacor) pangkas EFnya..
Semprot sampai lepek dengan santan kelapa tua,jangan dikredong lihat sore harinya.apa bila belum ada bulu kasar/halus yg jatuh ulangi keesokan paginya.
Biasanya dalam 3 hari ada blu yg jatuh, hari ke 4 semprot dengan air hangat.angin2kan kemudian Krodong brung dalam keadaan terik matahari panas basahi kain krodongan hingga benar2basah (istilahnya mandi sauna) lihat perkembangan sore harinya..terapkan mandi sauna hingga terlihat ada bulu yg jatuh.
Kalau ada bulu yg jatuh terapkan mabung extrim...??

1.Ganti pur dng pur ayam 512.

2. full kerodong

3.stop EFnya...tujuan agar burung tidak gacor lagi biar lebih bnyk diam dan tenang

4.taburi bekatul/dedak di bawah kandang lapisi koran..

5.jauhkan dri suara burung yg dominan kencang dan nyaring beri vitamin di minumannya...

Dalam masa mabung, jangan dipindah-pindahkan kandangya biar 1tempat aja..!! 
NB: Usahakan jgn dimandikan kira2 sepekan, biar keinginan mandinya sangat besar, kemudian semprot dng air santan kelapa tua..(karena air santan terasa panas dan lengket maka dng sendirinya si kacer akan mendidis dan terlepas bulu kasarnya(sayap).
\Cara Ke Dua :
Pada beberapa kacer yang mengalami tingkat stres pada bulu, akibat pemberian extra fooding yang jor-joran, dengan maksud meningkatkan performa burung. Tapi apa daya, sesaat memang burung bertambah fight, tapi efek lain berdampak pada bulu burung yang semakin kusam dan pada saat seharusnya burung memasuki ganti bulu, ternyata sang burung kacer tidak berganti bulu, bahkan performa burung pun semakin menurun. Kadang-kadang burung kacer pun jadi agak malas bunyi. Bahkan kadang-kadang timbul perilaku aneh seperti mematuk bulu ekor dan lain-lain.

Dalam keadaan seperti ini, si pemilik burung biasanya mencoba berbagai macam obat-obatan perontok bulu,  awalnya beberapa helai burung terlihat seperti hendak rontok, tapi tetap saja burung tidak mau rontok bulu, dan berganti dengan bulu baru. Alhasil, si pemilik pun berniat menjual burung nya dengan harga "obral". Sayang kan, apabila seandainya itu adalah burung bagus, atau burung prestasi.

Beberapa orang teman, pernah mengalami hal semacam ini, dan ada yang berhasil dan banyak juga yang gagal dan berakhir terjualnya si burung ke orang lain. Tapi, apa yang terjadi, begitu pindah tangan ke orang lain, ternyata si burung mau rontok bulu, dan kembali menjadi burung yang bagus dan berprestasi. Hal ini tentu menjadi penyesalan bagi si pemilik burung pertamanya.

Jadi bagaimana ?
Ini ada pengalaman seorang teman, mungkin berhasil, mungkin juga tidak, tapi bisa dicoba, kan ?

Burung Kacer seorang teman, pernah mengalami tidak mau berganti bulu selama hampir 2 tahun. Di bagian leher dan dada, sampai botak tidak mau tumbuh bulu. Menurutnya, akibat pemberian ulat hongkong dan ulat kandang yang berlebihan. Awal pemberian ulat hongkong dan ulat kandang, burung sangat fight, dan selalu mendapat hasil yang memuaskan di setiap even lomba burung, tapi 1 tahun terakhir, burung tidak kerja maksimal, mungkin akibat kondisi bulu yang parah, sehingga burung di even lomba, hanya berbunyi sekedarnya, dan pulang tanpa hasil apa-apa.

Setelah mencoba beberapa resep dari orang, dan ternyata tidak berhasil juga. Upaya terakhir, akhirnya mencoba dengan cara mengganti pakan burungnya, yang tadinya bermerek bagus, menjadi pakan ala kadarnya, yaitu memberi BR 1 (sejenis pakan ayam). Dan sangkar burung dikerodong dengan kain agak gelap, dan menggantungnya di ruangan yang beratap seng. Dengan tidak memberi extra fooding apapun pada si burung, hanya memberikan sebuah bak kecil dalam sangkar serta pakan BR 1. Burung pun dibiarkan tanpa dirawat apa-apa, dan sangkar jangan dibersihkan. Agak kejam ya! .
Burung sekali-sekali dilihat, apa makanannya masih ada atau tidak. Hal ini memakan waktu selama 1 atau 2 bulan. Pada suatu pagi, teman saya mengintip burungnya dari bawah kerodong, ternyata bulu-bulu sang burung sudah rontok total, dan setumpuk bulu burung sangat banyak di lantai sangkar.
Ternyata si burung, akhirnya berganti bulu juga, yang tentunya hal ini membuat senang teman saya. Sebulan kemudian, si burung kacer pun telah memiliki bulu baru, terlihat cerah dan mengkilat, dan tentunya siap dirawat kembali, seperti semula.

Setelah itu perawatan pun, kembali dengan mengatur pola makanan yang baik, memandikan dalam keramba, extra fooding yang normal. jangkrik 2 pagi dan 2 sore, serta kroto bersih secukupnya setiap hari.

Tulisan di atas berdasarkan pengalaman seorang teman.
Berhasil atau tidaknya tentunya mungkin berbeda pada setiap burung kacer. Tapi mungkin bagi teman kicauan yang sudah putus asa terhadap burungnya yang tidak mau rontok bulu, hal ini mungkin bisa dicoba.