petama dalam pembahasan ini saya ingin menjelaskan sedikit tentang burung lovebird.
Lovebird atau burung cinta merupakan salah satu jenis burung yang
mempunyai warna paling indah dan cantik. Maka tak heran, Lovebird sering
dikembangbiakkan oleh para penghobi burung hanya untuk mencari
warna-warna baru dan langka. Semakin langka warna Lovebird, maka harga jualnya semakin tinggi.
Kendati demikian, pada dasarnya Lovebird hanya terdiri dari sembilan
jenis saja, seperti Lovebird Muka Salem (Agapornis roseicollis),
Lovebird Topeng (Agapornis personata), Lovebird Nyasa (Agapornis
lilianae), Lovebird Pipi Hitam (Agapornis nigrigenis), Lovebird Fischer
(Agapornis fischeri), Lovebird Abisinia (Agapornis taranta), Lovebird
Madagaskar (Agapornis cana), Lovebird Muka Merah (Agapornis Pullaria),
dan Lovebird Kerah Hitam (Agapornis Swinderniana).
Namun, seiring berjalannya waktu, Lovebird sering disilangkan untuk
menghasilkan warna mutasi bulu. Beberapa jenis Lovebird yang sering
disilangkan untuk menghasilkan warna mutasi antara lain, Lovebird Muka
Salem, Lovebird Fischer, dan Lovebird Topeng.
Nantinya, setiap jenis Lovebird tadi akan menghasilkan warna mutasi
baru yang beraneka ragam. Seperti halnya, Lovebird Muka Salem dapat
menghasilkan banyak varian warna mutasi, di antaranya Lovebird Lutino,
Lovebird Australian Cinnamon, Lovebird Biru Pastel, Lovebird
Blorok/Pied, dan Lovebird Albino. Sementara, warna mutasi Lovebird
Topeng adalah Lovebird Biru, seperti yang dikutip dari Sumber-Burung.
Ada lagi hasil mutasi Lovebird yang lebih mengesankan, yakni Lovebird
Parblue (Partial Blue). Lovebird jenis ini tergolong langka dan
harganya sangat mahal. Harga Lovebird Parblue yang terlihat cantik dan
eksotik bisa dibanderol sebesar Rp 15 juta – Rp 20 juta per ekornya.
Nah, lebih jelasnya, kami akan menunjukkan macam-macam jenis Lovebird tercantik lengkap dengan gambarnya. 1. Lovebird Muka Salem (Agapornis roseicollis)
Lovebird Muka Salem (Wikipedia)
Lovebird Muka Salem paling mudah dijumpai di sebelah selatan Afrika,
Namibia, dan Angola. Lovebird jenis ini mempunyai postur tubuh yang
menawan. Bagian tubuh bagian bawah berwarna hijau kekuningan. Biasanya,
bulu dahi dan bagian belakang mata berwarna merah. Lalu, pada bagian
pipi, leher, dan dada berwarna pink. Sementara, sayap Lovebird Muka
Salem berwarna hijau, tapi bagian ujungnya berwarna kebiruan. 2. Lovebird Topeng (Agapornis personata)
Lovebird Topeng (mascotarios)
Sesuai namanya, Lovebird Topeng mempunyai warna gelap di bagian muka.
Oleh karena itu, dia dipanggil Lovebird Topeng. Burung ini pertama kali
ditemukan di Timur Laut Tanzania dan dibudidayakan pertama kali di
Kenya. Lovebird Topeng mempunyai warna dominan hijau. Meski begitu, pada
bagian dada biasanya berwarna kuning. Sayangnya, Lovebird jenis ini
sangat sulit dibedakan mana jantan dan betina karena keduanya hampir
sama. 3. Lovebird Nyasa (Agapornis lilianae)
Lovebird Nyasa (hbw)
Lovebird Nyasa punya nama panggilan lain, yakni Lovebird Lilian.
Burung yang memiliki warna bulu dominan hijau ini bila disilangkan akan
menghasilkan warna mutasi yang unik, yaitu Lovebird Biru dan Lovebird
Lutino. Kalau Anda tertarik, Anda bisa menemukan banyak Lovebird Nyasa
di kawasan Tanzania, Malawi, Mozambik, Zambia tenggara dan Zimbabwe
Utara. 4. Lovebird Pipi Hitam (Agapornis nigrigenis)
Lovebird Pipi Hitam (gbif)
Kalau dilihat sekilas, Lovebird Pipi Hitam hampir sama dengan
Lovebird Topeng. Namun, ternyata setelah diamati dengan saksama, yang
berwarna hitam hanya bagian pipinya saja. Untuk bagian tubuhnya, hampir
keseluruhan berwarna hijau kekuning-kuningan. Burung seperti ini paling
suka tinggal di daerah hutan gugur di dekat perairan dan daerah yang
banyak memiliki habitat seperti itu adalah Zambia serta air terjun
Victoria, Zimbabwe. 5. Lovebird Fischer (Agapornis fischeri)
Lovebird Fischer (wikimedia)
Lovebird Fischer pertama kali ditemukan oleh Gustav Fischer yang
berasal dari Jerman. Burung ini nampak begitu cerah dengan perpaduan
warna merah, orange, kuning, dan hijau. Lovebird Fischer saat ini cukup
banyak dijumpai di Indonesia. Namun, kalau Anda mau menemukannya lebih
banyak, Anda bisa berkunjung ke habitat asli Lovebird Fischer, yakni di
daerah Afrika bagian timur, tengah, selatan, tenggara, dan di danau
Victoria Tanzania utara. 6. Lovebird Abisinia (Agapornis taranta)
Lovebird Abisinia (dedandes)
Lovebird Abisinia terlihat agak monoton karena hanya memiliki
perpaduan dua warna saja, yakni hijau tua dan hitam. Namun, jangan
salah, Lovebird Abisinia termasuk Lovebird yang paling besar di antara
Lovebird yang lain. Selain itu, yang membuat Lovebird Abisinia menarik
adalah warna dahinya yang berwarna orange kemerahan. Habitat asli burung
ini terletak di bagian selatan Eritrea sampai barat daya negara
Ethiopia. 7. Lovebird Madagaskar (Agapornis cana)
Lovebird Madagaskar (pappagallinelmondo)
Kalau Lovebird Abisinia dikenal sebagai Lovebird paling besar, nah
sekarang akan kami perkenalkan dengan Lovebird paling kecil, yaitu
Lovebird Madagaskar. Sebenarnya, Lovebird Madagaskar bukan burung yang
paling kecil. Hanya saja, ukuran tubuhnya relatif lebih kecil jika
dibandingkan dengan teman sebayanya. Bobot tubuhnya saja, sekitar 30
gram. Selain itu, jenis Lovebird yang satu ini juga sangat mudah
dikenali karena hanya memiliki kombinasi warna hijau dan abu-abu saja.
Burung ini sangat sulit ditemukan di Indonesia karena dia tinggalnya di
pulau Madagaskar, Afrika. 8. Lovebird Muka Merah (Agapornis Pullaria)
Lovebird Muka Merah (mucumbli)
Masih ingat dengan Lovebird yang dahinya merah? Nah, kali ini
berbeda. Sebab, yang merah bagian mukanya. Mungkin banyak orang
menyangka, dia termasuk tipe burung pemalu, namun sebenarnya Lovebird
Muka Merah tidak demikian. Sejak lahir bagian muka dan dahinya sudah
berwarna merah. Kalau tubuhnya rata-rata berwarna hijau
kekuning-kuningan. Populasi Lovebird Muka Merah bisa ditemukan di daerah
pesisir pantai Afrika tengah hingga bagian barat Ethiopia. 9. Lovebird Kerah Hitam (Agapornis Swinderniana)
Lovebird Kerah Hitam (suggest-keywords)
Lovebird Kerah Hitam termasuk burung Cinta yang langka. Burung ini
dapat dikenali dari bagian kerahnya yang berwarna hitam dan lehernya
yang berwarna kecoklatan. Namun, yang paling dominan adalah warna hijau.
Di samping itu, ukuran tubuhnya hampir sama dengan Lovebird Madagaskar.
Meski begitu, tetap saja, yang terkecil adalah Lovebird Madagaskar.
Kalau ingin berjumpa dengan Lovebird Kerah Hitam, Anda bisa mengunjungi
bagian khatulistiwa negara Afrika. 10. Lovebird Pastel
Lovebird Pastel (kaskus)
Lovebird Pastel sering kali menjadi burung incaran para penggemar
Lovebird. Pasalnya, warna bulunya cenderung lebih kalem atau soft jika
dibandingkan dengan yang lain. Bila biasanya warna Lovebird itu hijau
tua dan kuning, maka Lovebird Pastel akan tampil dengan warna hijau muda
dan kuning muda. Meski begitu, ada Lovebird yang warnanya lebih muda
dari Pastel, yakni Dilute. Lovebird jenis Dilute sering disebut dengan
Lovebird yang memiliki warna bulu yang telah mencair. Nah, Lovebird
Pastel yang paling umum dijumpai di Indonesia antara lain, Lovebird
Pastel Ijo (Pasjo), Lovebird Pastel Kuning (Paskun), Lovebird Pastel
Biru (Pasblue). 11. Lovebird Cobalt
Lovebird Cobalt (absaustralia)
Lovebird Cobalt lebih dikenal masyarakat dengan Lovebird berwarna
biru. Sebab, hampir keseluruhan bagian tubuhnya berwarna biru (telur
asin). Hanya bagian kepala hingga leher yang berwarna abu-abu. Namun,
ada jenis burung lain yang mirip dengan Lovebird Cobalt, yakni Lovebird
Biru Violet. Lovebird jenis ini sama-sama memiliki bulu berwarna biru,
hanya saja bagian kepalanya berwarna hitam lengkap dengan kaca mata yang
indah. Kemudian bagian leher dan dada Lovebird Biru Violet biasanya
berwarna putih. 12. Lovebird Batman
Lovebird Batman (vensbird)
Pernah mendengar jenis Lovebird Batman? Seperti namanya, Lovebird ini
memiliki warna yang cenderung gelap yaitu abu-abu dan putih. Meski
tidak sepenuhnya berwarna gelap atau hitam, tapi banyak penggemar burung
yang menyebutnya Lovebird Batman. Kalau sudah dewasa, Lovebird Batman
akan terlihat seperti Batman sungguhan. Pasalnya, bagian sayapnya telah
berubah menjadi hitam pekat. 13. Lovebird Merah
Lovebird Merah (omkicau.com)
Lovebird Merah merupakan warna mutasi dari Lovebird jenis lain.
Sayangnya, untuk mendapatkan Lovebird Merah sangat sulit sekali.
Kalaupun ada, tidak semua bulunya berwarna merah. Biasanya, warna merah
di bulunya diselingi dengan warna orange, kuning, dan putih. Karena
sangat sulit didapat, wajar saja kalau harga Lovebird Merah cukup mahal.
Untuk Lovebird Merah yang masih muda biasanya dibanderol sekitar Rp 1
jutaan. Harga segitu untuk Lovebird yang warna merahnya tercampur dengan
warna lain atau blorok. Kalau warnanya polos merah, mungkin lebih mahal
lagi. 14. Lovebird Albino
Lovebird Albino (youtube)
Beberapa dari Anda pasti sudah pernah melihat Lovebird Albino. Ya,
Lovebird dengan warna bulu putih polos ini memang cukup unik karena
tidak memiliki variasi warna lain. Sebagian orang menyukai burung jenis
ini karena terlihat bersih. Lovebird Albino cukup langka di Indonesia,
tetapi harganya tidak semahal Lovebird Merah. Kalau harga Lovebird Merah
mencapai Rp 1 jutaan ketika masih muda, maka harga Lovebird Albino
hanya Rp 700 ribuan saja. 15. Lovebird Olive
Lovebird Olive (anadisenchanted)
Lovebird Olive merupakan salah satu dari tiga jenis Lovebird berwarna
hijau. Lovebird warna hijau ada tiga jenis, di antaranya Hijau Standard
atau WildColour, Dark Green (Hijau Tua), dan Double Dark Green (DD
Green) atau biasa disebut Olive. Jadi, kalau Anda menjumpai Lovebird
dengan warna hijau yang sangat tua, sudah pasti itu adalah Lovebird
Olive. Bagian warna hijau ini tidak menyelimuti keseluruhan tubuhnya,
melainkan hanya bagian dada, sayap, punggung, hingga ujung ekor saja.
Untuk kepalanya sendiri, biasanya berwarna orange, kuning, dan pink. 16. Lovebird Parblue
Lovebird Parblue (youtube)
Lovebird Parblue adalah akronim dari kata Partial Blue (sebagian
biru). Ini artinya Lovebird Parblue memiliki warna bulu yang sebagian
biru, tetapi untuk kepala biasanya cukup kontras dengan warna birunya.
Terkadang, warna kepala bisa berwarna kuning, orange, dan putih.
Lovebird Parblue pertama kali ditemukan oleh Felix de Valle dari
Amerika. Setelah itu, Lovebird Parblue dikembangkan ke daratan Eropa,
hingga akhirnya sampai ke Indonesia. Jenis Lovebird Parblue yang paling
terkenal di dunia adalah Lovebird Fischer Parblue dan Lovebird Persotana
Parblue.
Untuk mencetak Lovebird Parblue, sebenarnya tidak terlalu sulit tapi
dana yang dikeluarkan cukup besar. Pasalnya, indukan untuk menghasilkan
Lovebird Parblue biasanya mahal. Jika Anda ingin menghasilkan Lovebird
Parblue seharga Rp 30 juta, maka Anda harus membeli Lovebird Biola
seharga Rp 10 juta dan Lovebird Parblue seharga Rp 10 juta.
Nantinya, kalau Anda beruntung, maka anakannya adalah Lovebird Biola
Parblue yang bisa dijual seharga Rp 30 juta. Selain itu, jika Anda ingin
mencetak Lovebird Parblue Personata, Anda bisa menyilangkan Lovebird
Parblue dengan Lovebird Batman. 17. Lovebird Blorok
Lovebird Blorok (ceriwis)
Lovebird Blorok termasuk salah satu jenis Lovebird yang unik. Sebab,
warna bulunya tidak selalu memiliki dominan warna tertentu. Warna bulu
Lovebird Blorok biasanya semburat antara warna putih dengan warna yang
lain. Beberapa jenis Lovebird Blorok adalah Lovebird Parblue Blorok dan
Lovebird Merah Blorok. Lovebird jenis ini sangat mudah dikenali karena
warnanya terlihat seperti gradasi dari warna-warna yang lain.
Untuk menghasilkan warna Lovebird Blorok, Anda harus menyilangkan
jenis Lovebird yang berbeda. Misalnya, menyilangkan Lovebird Lutino
dengan Lovebird Dakori. Nantinya, kemungkinan anakan Lovebird yang
muncul adalah Lovebird Blorok hijau atau Lovebird Green Series. 18. Lovebird Halfsider
Lovebird Halfsider (1080.plus)
Lovebird Halfsider adalah Lovebird yang paling langka dan sangat
sulit dikembangbiakkan. Lovebird jenis ini mempunyai perpaduan warna
yang unik, yakni setengah warna putih setengahnya lagi warna kuning.
Jadi, kalau dilihat dari samping, seperti terdapat dua ekor burung dalam
satu sangkar. Keunikan perpaduan Lovebird Halfsider juga cukup aneh
karena berada tepat di tengah-tengah garis tubuhnya. Untuk harga, tak
perlu ditanyakan lagi. Bila Lovebird biasa harganya Rp 750 ribu, maka
harga Lovebird Halfsider bisa mencapai 20 kali lipat dari harga Lovebird
biasa. 19. Lovebird Lutino
Lovebird Lutino (budidaya perawatan)
Lovebird Lutino dikenal memiliki warna bulu dominan kuning dan merah.
Biasanya, bagian tubuhnya berwarna kuning, sementara bagian kepala
berwarna merah atau orange. Burung ini termasuk memiliki nilai jual
karena warnanya yang cerah. Lovebird Lutino berusia 2 – 3 bulan dijual
seharga Rp 400 ribu, sementara Lovebird Lutino usia 5 – 6 bulan bisa
mencapai Rp 700 ribu. Lovebird jenis ini juga sering diikutkan lomba,
terutama lomba kecantikan warna dan kicauan.
Jenis Lovebird Lutino sendiri cukup beragam, seperti Lovebird Lutino
Golden Cherry (warna kuning, mata gelap), Lovebird Lutino Albino (warna
putih, mata merah), Lovebird Lutino (warna kuning mata merah), Lovebird
Cinnamon (kecokelatan), dan Lovebird Pied (Bercak-bercak atau blorok).
Untuk mencetak Lovebird Lutino, paling gampang dengan mengawinkan
Lovebird pejantan hijau normal dengan Lovebird Lutino betina. Biasanya,
kombinasi pasangan Lovebird ini akan memperoleh anakan Lovebird Lutino
dengan tingkat akurasi 60 persen pada generasi pertama. 20. Lovebird Australian Cinnamon
Lovebird Australian Cinnamon (tailfeathersnetwork)
Lovebird Australian Cinnamon lebih mirip dengan Lovebird Pastel, di
mana warna bulunya lebih soft dan kalem. Namun, bila keduanya
disejajarkan, maka yang paling terlihat soft adalah Lovebird Australian
Cinnamon. Pasalnya, hampir keseluruhan warna tubuh Lovebird Australian
Cinnamon terlihat lebih muda dari warna bulu Lovebird yang lain. Kalau
dilihat dari jarak jauh, sepertinya varian warnanya tidak akan terlihat
dan lebih jelas terlihat warna putihnya saja. 21. Lovebird Violet
Lovebird Violet (pinterest.com)
Lovebird Violet adalah jenis Lovebird yang mengubah warna blue normal
di area sponge menjadi warna violet. Lovebird Violet mempunyai factor
(penurunan sifat) single (SF) dan Double (Double). Untuk mencetak mutasi
warna Lovebird Violet, salah satu indukan harus jenis Lovebird Violet,
baik itu jantan maupun betina.
Ciri-ciri Lovebird Violet mempunyai warna bulu biru keunguan atau
yang umum disebut Violet. Warna bulu tersebut terlihat di bagian sayap
dengan ujung berwarna hitam. Sedangkan, di bagian perut Lovebird
berwarna putih, kepalanya dominan hitam, dan paruh putih pucat atau
orange tua.
Tak hanya itu, Lovebird Violet mempunyai varian warna lain yang
dinamakan Lovebird Pastel Violet. Warna bulu jenis Lovebird ini dominan
putih tapi ada warna pastel violet di bagian punggung dan sayapnya.
Harga Lovebird Violet dibanderol mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 800
ribu, tergantung daerah dan usianya. 22. Lovebird Biola
Lovebird Biola (instarix.com)
Salah satu jenis Lovebird yang paling mahal adalah Lovebird Biola
atau Opaline Fischeri. Mahalnya harga Lovebird Biola tak lepas dari
ketersediaannya yang cukup sulit didapat atau langka. Peternak Lovebird
sulit mencetak Lovebird Biola, tapi peminatnya sangat banyak, sehingga
harganya menjadi mahal.
Seperti kisah yang dialami Om Lalang, pemilik Pecox Bird Farm (BF)
Surabaya. Dua tahun lalu, dia menjual 20 pasang indukan Lovebird Biola
dan Parblue sekitar Rp 450 juta. Jadi, setiap pasang Lovebird dibanderol
sekitar Rp 22,5 juta. Saat itu, pembelinya Om Ahta menukar rumah 8 x 25
m2 seharga Rp 450 juta dengan 10 pasang Lovebird Biola dan 10 pasang
Lovebird Parblue.
Harga Lovebird Biola memang tak main-main. Yang paling murah saja,
Lovebird Biola standar dijual seharga Rp 5,5 juta. Kalau warnanya agak
unik dan eksotis, bisa naik menjadi Rp 7,5 juta. Bahkan, kini harganya
lebih gila lagi karena Lovebird Biola Euwing Split Blue import dari
Thailand (usia 4 bulan) mencapai Rp 55 juta, seperti yang dikutip dari
Olx. 23. Lovebird Dakocan
Lovebird Dakocan (aboutkenari.blogspot.co.id)
Lovebird Dakocan terdiri dari lima jenis, yaitu Lovebird Dakocan
original, Lovebird Dakocan hijau, Lovebird Dakocan biru, Lovebird
Dakocan ungu, dan Lovebird Semi Dakocan. Lovebird yang memiliki nama
latin Agapornis Personatus ini biasa disebut Masked Lovebird atau
Lovebird bertopeng. Ini dikarenakan muka Lovebird Dakocan yang berwarna
gelap seperti topeng.
Lovebird Dakocan berasal dari dataran tinggi pedalaman utara dan
tengah Tanzania. Selain itu, Lovebird ini juga banyak dijumpai di Kenya
utara dan timur. Lovebird Dakocan sendiri ditemukan pada tahun 1800-an,
tetapi tidak ada impor sampai tahun 1920-an.
Ciri-ciri Lovebird Dakocan mempunyai warna tubuh dominan hijau,
sebagian warna bulu kepala hitam gelap, dan kerah di leher berwarna
kuning. Namun, karena ada mutasi dan perkawinan silang, warna Lovebird
Dakocan menjadi bervariasi, seperti Lovebird Dakocan biru dan Lovebird
Dakocan ungu. Lalu, untuk harga Lovebird Dakocan (April 2017) mencapai
Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu. 24. Lovebird Euwing
Lovebird Euwing (instarix.com)
Lovebird Euwing atau Ewing ditemukan pertama kali pada tahun 2004
oleh penangkar Lovebird asal Belanda bernama Piet Verhijde. Dia berhasil
mencetak Lovebird Euwing dengan mengawinkan indukan Lovebird Lutino
Fischeri dan Lovebird hijau standar atau Lovebird Josan.
Mengapa dinamakan Lovebird Euwing? Sebab, Euwing merupakan singkatan
dari Eumelamin dan Wing yang artinya sayap. Jadi, sebenarnya keunikan
Lovebird Euwing terletak pada warna sayapnya yang bercorak hitam dan
kuning.
Ciri-ciri Lovebird Euwing memiliki perpaduan warna dominan hitam dan
kuning. Selain itu, warna bulu dada Lovebird Euwing tereduksi menjadi
lebih terang (kuning atau putih) dibandingkan dengan warna galur
murninya (Wild Type atau Lovebird Green) dan terjadi peningkatan warna
gelap atau hitam (Eumelanin) pada kedua sayapnya sehingga berbentuk
huruf “V” pada bulu punggung di antara kedua sayapnya, seperti yang
dikatakan oleh Irwan Sentosa.
Ketika Lovebird Euwing ditingkatkan warna gelapnya (Dark Factor)
menjadi Dark Euwing (D Euwing) atau Dark Dark Euwing (DD Euwing) maka
bulu dada Lovebird Euwing akan lebih kelihatan lebih gelap (tidak
cerah). Terakhir, harga Lovebird Euwing diketahui mencapai Rp 1,5 juta
sampai Rp 2 juta. 25. Lovebird Import Holland dan Taiwan
Lovebird Import bisa dari mana saja, tapi yang paling banyak berasal
dari Holland atau Belanda dan Taiwan. Biasanya, Lovebird Import ukuran
tubuhnya lebih besar dari Lovebird lokal asli Indonesia. Selain itu,
warna bulunya lebih bagus dan mengkilat bila dibandingkan dengan
Lovebird lokal.
Antara Lovebird Holland dan Lovebird Taiwan, katanya lebih bagus
Lovebird Holland, terutama dilihat dari sisi postur tubuh dan warna.
Namun, kalau dilihat dari sisi suara, pastinya lebih bagus Lovebird
Taiwan. Sebab, suara Lovebird Taiwan lebih gacor, keras, dan panjang.
Selain itu, Lovebird Taiwan lebih mudah beradaptasi dengan cuaca di
Indonesia dan mental tempurnya bagus.
Itu tadi, beberapa jenis Lovebird tercantik lengkap dengan gambarnya.
Mungkin masih banyak varian Lovebird yang tidak tercantum dalam daftar
ini. Oleh karena itu, kalau Anda mengetahui varian jenis Lovebird yang
lain, silakan ditambahkan melalui kolom komentar. Terima kasih.
nah tadi sudah di jelaskan tentang beberapa dasar dan jenis - jenis lovebird kemudian qta masuk pada pokok tentang Cara Ternak Lovebird System Koloni
hal yag pertama kita siapkan adalah:
kandang koloni lovebird, biasanya dan ideal nya kandang koloni lovebird ber ukuran 3mX1mX2,5m.dan terdapat ruanga di mana sinar matahari masuk ke dalam kandang serta sirkulasi udara yang baik.sirkulasi udara yang baik sangat berperan untuk menjaga kesehatan burung yang kita tangkarkan. dan juga tersedia tempat pakan dan minum yang cukup.juga yang harus di perhatikan tangkringan untuk burung bertengger harus tersedia.tidak lupa keamanan kandang dari serangan predator seperti ular tikus dan lain - lain. biasanya kandang ber ukuran ini dapat di huni paling dtidak 60 pasang. berikut saya lampirkan video kandang ternak kolobi PKBF - Putra Kencan Bird Farm.
PKBF - Putra Kencana Bird Farm
setelah anda dapat menentukan rancangan kandang yang di inginkan maka proses yang kedua adalah mepersiapkan adalah glodok serta bahan sarang. glodok dlh tempat indukan bertelur dan membesarkan anaknya jadi buat lah glodok sesuai dengan kebutuhan anda.serta tak lupa memperhitungkan kenyamanan burung.untuk glodok anda juga bisa membelinya di kios- kios burung terdekat jka tidak memungkin kan untuk anda membuatnya. tak lupa juga berikan sarang lovebird biasa berupa serutn kayu. bahan sarang ini juga banyak di jual di pasaran jadi tak perlu repot-repot dn harganya juga tergolong murah hanya Rp.5000 saja. berikut saya lampirkan video pemberian sarang lovebird dan lovebird yang sedang mengangkut sarang by PKBF - Putra Kencana Bird Farm.
PKBF - Putra Kencana Bird Farm
kemudian hal selanjutnya yang perlu di perhatikan adalah bagai mana cara menjaga kebersihan kandang lovebird yang kita tangkarkan. kandang haruslah tetap bersih agar burung terihndar dari berbagai ancaman penyakit mulai dari cacinga,kutu,snot,parasit,jamur,dll. kandnag harus di bersihkan setidaknya 1 kali sehari serta harus di cucu menngunakan sabun 1 minggu skali terrutma bagian bawah kandang. serta di semprot dengan desinfektan atau mungkin dengan air sabun. berikut saya lampirkan video cara membersihkan kandang lovebird ala PKBF-Putra Kencana Bird Farm.
PKBF-Putra Kencana Bird Farm
berikan lah pakan yang beragam dan porsinya pun cukup untuk memenuhi kebutuhn koloni lovebird anda seperti canary seedmmilet dn juga extra foofding seperti kanggku,kecambah,tulang sotong dll. juga jangan lupa brikan vitamin agar burung segera produksi, serta dapat menjaga kesehatannya.
PKBF-Putra Kencana Bird Farm
nah jika langkah di atas telah di lakukan dan lovebird mulai menunjukan tanda - tanda memiliki anak. lakukan pengecekan golodok guna mengontrol anakan.jika anda ingin menyapihnya sendiri saya sarankan penen lah anakan di usi 15 s/d 20 hari guna mengurangi resiko gagal loloh/sapih.pada umum nya siklus lovebird memiliki anak skitar 2 bln s/d/3 bln.siapkan lah box baby lovebird yang bisa seperti besek dll atau yang lebih modern dengan cara seperti di bawah ini. nah tak kalah penting lakukan pemasterann sejak dini serta meloloh/menyapih lovebird dengan bubur yang berkualitas serta perhatikan suhu dan kekentalan bubur. lolohh anakan setiap 2 jam skali seiring dengan usia yang bertambah kuraingi intensitas meloloh lovebird.
PKBF - Putra Kencana Bird Farm
nah mudah bukan cara berternak lovebird secara koloni artikel berikutnya kita akan membahas kekurangan dan kelebihan berternak lovebird dengan sistem koloni.
Pertama-tama yuk kita simak apa sih itu asinan atau yang lebih akrab di panggil tulang sotong atau mungkin istilah bule nya cuttle bone heheeh???
Tulang sotong atau cuttle bone ini sebenarnya bukanlah sebuah tulang melainkan cangkang internal dari sotong, hewan laut sejenis cumi-cumi kecil seperti Cephalopod. Tulang sotong ini biasanya banyak ditemukan dipinggir-pinggir pantai dimana hewan hewan tersebut terdampar akibat laut yang pasang dan tinggal cangkangnya saja yang tersisa. Karena merupakan hewan laut, maka dalam tulang sotong tersebut banyak mengandung kalsium , mineral dan iodum yang sangat dibutuhkan oleh burung dan hewan peliharaan lainnya seperti reptil. namun dalam pembahasan ini kita fokuskan manfaat dan penyajiannya untung Burung.
Tulang sotong ini juga banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan burung akan kalsium,bahkan di gunakan juga dalam campuran pembuatan pasta gigi,kometik,pembetukan pehiasan dll. nah sekedar tau ajah yah mari kembali ke pembahasan pokok kita,pemberian Tulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone dapat di berikan pada semua jenis burung yaitu muali dari perkutut, kenari,kacer,murai batu,dll ataupun burung paruh bengkok seperti parkit dan lovebirds. terutama untuk burung yang sedang dikembang biakan atau di tangkarkan, pemberian tulang sotong ini bisa memicu produktivitas dan kesehatan dari telur yang dihasilkan serta bisa mencegah indukan yang sering memakan telur-telurnya sendiri karena kekurangan kalsium. hal ini di sebabkan karena secara alamiah burung akan memakan apa saja untuk memenuhi kebutuhannya termasuk dengan memakan telurnya sendiri untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya.wooooo itu baru sekilas dari manfaat Tulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone yuk simak lagi kali ini PKBF-Putra Kencana Bird Farm mau membocorkan sedikit tentang dan cara pemberian atau penyajiannya:
membantu
memenuhi kebutuhan mieral dan kalsium bagi indukan burung yang di
tangkarkan. serta anakan burung yang masih di glodok yang di bantu
indukanya melalu lolohan atau suapan.
membatu / menjaga burung tetap sehat. hal ini di karenakan pencernaan burung semakin meningkat kualitasnya.
menjaga kesehatan burung agar tidak mudah lemas dan tidak membuat burung kehilangan napsu makan.
menguatkan
cangkang telur sehingga tidak mudah retak. Jgn di remeh kan karena
cangkang telur yg retak tidak akan bisa menetas. Keretakan sangat kecil
dan sulit terlihat tampa alat bantu. Jika ada yang sering gagal tetas
atau menetas sedikit mungkin ini jawabanya.
Membantu untuk menjaga burung agar tidak cacingan.
membatu metabolisme tubuh burung dan meningkatkan bakteri baik dalam usus.
meningkatkan gairah kawin sehingga burung.
nah ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone, tidak hanya penting bagi burung yang ingin di tangakarkn lo.... tapi juga penting bagi burung yang di pelihara di sangkar gantung biasa ataupun burung yang di lombakan. nah di samping itu saya akan membagikan bagai mana sih cara penyajian yang benar ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone ini terhadap burung kesayangan kita???
Berikut cara pemberian ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone saya bagi 2 yaitu pemakan serangga dan buah dengan pemakan biji bijian : 1).cara penyajian atau pemberian ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone ke pada burung pemakan serangga / buah. seperti cucak hijau,murai batu,kacer,pleci,dll. uppps canary/kenary sihh pemakan bijian buah dan sayuran tapi canary/kenari ikut cara yang ini juga yah.
ambil tulang sotong yang biasa di jual di jul di pasaran sudah dalam posisi kering
siapkan tutup botol atau sendok makan
korek/serut ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone perlahan hingga menjadi butiran halus
setelah halus campurkan 3gram tulang sotong pada 1 sendok teh kroto segar,dosis bisa di sesuaikan.
pastikan tidak memberi pakan lain kecuali kroto yang sudah di campur dengan ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone habis di makan burung.kemudian setelah habis barulah anda memasukan opakan seperti biasanya.
2.cara penyajian atau pemberian ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone untuk burung pemakan bijian seperti lovebird,falk/parkit australia,parkit dll.
cara sangat mudah cukup beri lubang di tengah - tengah ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone. dengan menggunakan bor/obeng dll.
kaitkan dengan penggantung buah yang biasa di jual di pasar burung atau mungkin cable tis atau bisa juga dengan baut.nah di bawah sya tambahkan video penyajian atau pemberian ulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone yang sangat saya sarankan.
Video pengankaran Lovebird PKBF - Putra Kencana Bird Farm Denpasar Bali
Dipasaran kita juga banyak melihat tulang sotong dijual dalam bentuk batangan ataupun yang sudah pecah - pecah saran dari saya belilah sesuai kebutuhan dan peruntukan. karena harga yang pecah - pecah lebih murah sekita Rp.35.000 s/d Rp.45.000 / kgnya sedangkan yang utuh beukuran di atas 20cm berkiisran antara Rp.85.000 s/d Rp.120.000. nah jadi harus cermat yah guna menekan biaya pengeluaran. jika di peruntukan untuk pemakan serrangga atu buah tadi saya sarankan beli yang pecah saja. dan sebaliknya.
nah berikut tips tentang Mafaat Tulang Sotong / Asinan / Cuttle Bone Bagi Burung berikut cara penyajiannya.dokumentasi pemberian pada burung pemakan serangga vido beserta fotonya menyusul yah sebab sedang di kerjakan. terimakasih telah menyimak yuk bantu share supaya banyak kicaumania yang ingin membagikan tips nya.
Siklus masa mabung pada burung
antara 12-15bulan..lebih dari itu bermasalah..! lihat kondisi burung,
bulu kusam atau mabung nyulam. pada dasarnya kalau mau mabungin burung
usahakan dalam keadaan diam(kurang gacor) pangkas EFnya..
Semprot sampai lepek dengan santan kelapa tua,jangan dikredong lihat
sore harinya.apa bila belum ada bulu kasar/halus yg jatuh ulangi
keesokan paginya.
Biasanya dalam 3 hari ada blu yg jatuh, hari ke 4 semprot dengan air
hangat.angin2kan kemudian Krodong brung dalam keadaan terik matahari
panas basahi kain krodongan hingga benar2basah (istilahnya mandi sauna)
lihat perkembangan sore harinya..terapkan mandi sauna hingga terlihat
ada bulu yg jatuh.
Kalau ada bulu yg jatuh terapkan mabung extrim...??
1.Ganti pur dng pur ayam 512.
2. full kerodong
3.stop EFnya...tujuan agar burung tidak gacor lagi biar lebih bnyk diam dan tenang
4.taburi bekatul/dedak di bawah kandang lapisi koran..
5.jauhkan dri suara burung yg dominan kencang dan nyaring beri vitamin di minumannya...
Dalam masa mabung, jangan dipindah-pindahkan kandangya biar 1tempat aja..!!
NB: Usahakan jgn dimandikan kira2 sepekan, biar keinginan mandinya
sangat besar, kemudian semprot dng air santan kelapa tua..(karena air
santan terasa panas dan lengket maka dng sendirinya si kacer akan
mendidis dan terlepas bulu kasarnya(sayap).
\Cara Ke Dua :
Pada beberapa kacer yang mengalami tingkat stres pada bulu, akibat
pemberian extra fooding yang jor-joran, dengan maksud meningkatkan
performa burung. Tapi apa daya, sesaat memang burung bertambah fight,
tapi efek lain berdampak pada bulu burung yang semakin kusam dan pada
saat seharusnya burung memasuki ganti bulu, ternyata sang burung kacer
tidak berganti bulu, bahkan performa burung pun semakin menurun.
Kadang-kadang burung kacer pun jadi agak malas bunyi. Bahkan
kadang-kadang timbul perilaku aneh seperti mematuk bulu ekor dan
lain-lain.
Dalam keadaan seperti ini, si pemilik burung biasanya mencoba berbagai
macam obat-obatan perontok bulu, awalnya beberapa helai burung terlihat
seperti hendak rontok, tapi tetap saja burung tidak mau rontok bulu,
dan berganti dengan bulu baru. Alhasil, si pemilik pun berniat menjual
burung nya dengan harga "obral". Sayang kan, apabila seandainya itu
adalah burung bagus, atau burung prestasi.
Beberapa orang teman, pernah mengalami hal semacam ini, dan ada yang
berhasil dan banyak juga yang gagal dan berakhir terjualnya si burung ke
orang lain. Tapi, apa yang terjadi, begitu pindah tangan ke orang lain,
ternyata si burung mau rontok bulu, dan kembali menjadi burung yang
bagus dan berprestasi. Hal ini tentu menjadi penyesalan bagi si pemilik
burung pertamanya.
Jadi bagaimana ?
Ini ada pengalaman seorang teman, mungkin berhasil, mungkin juga tidak, tapi bisa dicoba, kan ?
Burung Kacer seorang teman, pernah mengalami tidak mau berganti bulu
selama hampir 2 tahun. Di bagian leher dan dada, sampai botak tidak mau
tumbuh bulu. Menurutnya, akibat pemberian ulat hongkong dan ulat kandang
yang berlebihan. Awal pemberian ulat hongkong dan ulat kandang, burung
sangat fight, dan selalu mendapat hasil yang memuaskan di setiap even
lomba burung, tapi 1 tahun terakhir, burung tidak kerja maksimal,
mungkin akibat kondisi bulu yang parah, sehingga burung di even lomba,
hanya berbunyi sekedarnya, dan pulang tanpa hasil apa-apa.
Setelah mencoba beberapa resep dari orang, dan ternyata tidak berhasil
juga. Upaya terakhir, akhirnya mencoba dengan cara mengganti pakan
burungnya, yang tadinya bermerek bagus, menjadi pakan ala kadarnya,
yaitu memberi BR 1 (sejenis pakan ayam). Dan sangkar burung dikerodong
dengan kain agak gelap, dan menggantungnya di ruangan yang beratap seng.
Dengan tidak memberi extra fooding apapun pada si burung, hanya
memberikan sebuah bak kecil dalam sangkar serta pakan BR 1. Burung pun
dibiarkan tanpa dirawat apa-apa, dan sangkar jangan dibersihkan. Agak kejam ya! .
Burung sekali-sekali dilihat, apa makanannya masih ada atau tidak. Hal
ini memakan waktu selama 1 atau 2 bulan. Pada suatu pagi, teman saya
mengintip burungnya dari bawah kerodong, ternyata bulu-bulu sang burung
sudah rontok total, dan setumpuk bulu burung sangat banyak di lantai
sangkar.
Ternyata si burung, akhirnya berganti bulu juga, yang tentunya hal ini
membuat senang teman saya. Sebulan kemudian, si burung kacer pun telah
memiliki bulu baru, terlihat cerah dan mengkilat, dan tentunya siap
dirawat kembali, seperti semula.
Setelah itu perawatan pun, kembali dengan mengatur pola makanan yang
baik, memandikan dalam keramba, extra fooding yang normal. jangkrik 2
pagi dan 2 sore, serta kroto bersih secukupnya setiap hari.
Tulisan di atas berdasarkan pengalaman seorang teman.
Berhasil atau tidaknya tentunya mungkin berbeda pada setiap burung
kacer. Tapi mungkin bagi teman kicauan yang sudah putus asa terhadap
burungnya yang tidak mau rontok bulu, hal ini mungkin bisa dicoba.
Meski anis merah yang kita miliki didapatkan dari keturunan yang
berkualitas atau memiliki katuranggan yang baik, tetapi jika
perawatannya tidak optimal, hasilnya tentu juga tidak akan sebagus yang
diharapkan. Bagaimana pun, perawatan yang konsisten selalu menjadi
kata kunci dalam menghasilkan burung berkualitas .
Berikut ini beberapa perawatan yang bisa diterapkan pada AM trotolan agar cepat bunyi . A. Mandi dan jemur
Memandikan burung sebaiknya dimulai sejak dini. Sejak trotolan,
burung bisa dilatih mandi di karamba. Pada tahap awal, mungkin kita
mengalami sedikit kesulitan karena burung tidak mau mandi atau tidak mau
masuk karamba.
Jika hal tersebut terjadi, maka kita bisa menangkap dan
memindahkannya ke dalam karamba mandi, dengan terlebih dulu dipancing
dengan pakan
kesukaannya seperti jangkrik atau cacing tanah hidup, yang dimasukan ke
bak mandi. Dengan cara demikian, burung akan terbiasa dan merasa nyaman
berada dalam karamba, dan tidak takut lagi untuk mandi di dalamnya.
Penjemuran pada AM trotolan dilakukan dalam waktu seperlunya saja.
Misalnya, pagi hari ketika matahari mulai terbit, AM dijemur paling lama
20 menit. Sebab, sebagaimana artikel sebelumnya (, sinar matahari pagi sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan burung muda. B. Masalah pakan
Pakan yang diberikan untuk AM trotolan harus mengandung semua unsur
gizi, mulai dari energi metabolisme, karbohidrat, protein, lemak, serat
kasar, hingga vitamin dan mineral esensial. Pemberian buah-buahan segar, terutama apel dan pepaya, diyakini bisa mempercepat burung untuk berbunyi.
Selain buah-buahan, extra fooding (EF) serangga seperti
jangkrik, kroto, dan cacing tanah juga bisa diberikan. Pakan ini harus
diberikan dalam porsi dan pengaturan yang tepat dan rutin setiap
harinya. C. Teman sekaligus masteran bagi AM trotolan
Jika Anda memiliki dua ekor atau lebih AM trotolan, mereka bisa
digantung dengan jarak berjauhan agar saling bersahutan untuk
mempercepat proses berkicau. Namun jika hanya memiliki seekor AM
trotolan, burung bisa disandingkan dengan jenis burung penyiul lainnya
seperti kacer, pleci, decu,
tledekan, dan sulingan. Burung-burung ini bisa dimanfaatkan untuk
memancing AM trotolan makin rajin berbunyi dan mempercepat proses
ngeplongnya.
Untuk melengkapi suara isian dari AM trotolan, Anda bisa menggunakan
suara master sesuai dengan yang diinginkan. Kalau ingin melatihnya untuk
tujuan lomba, Anda bisa mengisinya dengan suara yang tajam, rapat, dan
kasar, seperti suara cucak jenggot, jangkrik , belalang, jalak suren atau burung dengan speed rapat lainnya.
Yang terpenting dalam perawatan AM trotolan adalah sebisa mungkin
menjaganya agar stabil emosi, karakter, dan sifatnya. Agar burung tidak
berubah karakter menjadi liar / giras, usahakan memberikan pakan yang
cukup dan bergizi, jangan sering stres / takut, dan sebagainya.
Karena itu, biasakan menggantang burung di tempat ramai agar burung
terlatih dan terbiasa dengan keramaian, yang mana ini bisa melatih
mentalnya jika suatu waktu dibawa ke latber yang ramai oleh lalu-lalang
peserta dan burungnya.
Anis merah trotolan sedang belajar teler.
—-
Hanya melalui perawatan yang tekun dan optimal, anis merah akan cepat
dalam kondisi ” buka suara ” atau ngeplong, dan syukur-syukur trotolan
tersebut sudah mau belajar teler.
Semoga bermanfaat.
Di pasaran, mungkin kita pernah melihat pedagang burung yang menjual
beberapa ekor anakan anis merah dalam satu kandang. Kita memang tertarik
untuk membeli, apalagi harga yang ditawarkan cukup masuk akal untuk
burung seumuran tersebut. Namun terkadang kita terbentur pada
ketidakyakinan apakah burung tersebut jantan atau betina.
Untuk membantu Anda, berikut ini beberapa panduan dalam memilih anis
merah trotolan yang diprediksi berjenis kelamin jantan. Salah satu cara
yang bisa dilakukan adalah mengamati ujung sayapnya. Pada AM trotolan
betina, ada sedikit noda / bercak berwarna kekuningan di sekitar
sayapnya. Warna kekuningan bisa sangat jelas, bisa juga tidak terlalu
jelas. Untuk mengetahui lebih pasti, Anda harus membuka sayap burung dan
mengamati bagian sayapnya seperti dalam gambar berikut.
Warna kuning pada sayap AM trotolan ditandai dengan lingkaran. (Foto: FB Grup Anis Merah Pandawa)
—-
Secara umum, warna kuning pada AM trotolan betina akan terlihat di antara 5 helai bulu
sayap seperti gambar di atas. Tapi terkadang bisa saja warna kuning
tersebut terdapat di kelimanya, atau hanya pada 1-2 helai saja.
Pada AM trotolan jantan, tidak dijumpai adanya warna kuning. Jadi
metode ini cukup efektif dalam membedakan AM trotolan betina dan jantan.
Namun metode ini hanya bisa dilakukan jika burung masih berusia di
bawah 3-4 bulan, alias belum belum berganti bulu dewasa.
Untuk burung yang sudah berganti bulu dewasa, atau sudah berwarna merah, sexing bisa dilakukan dengan cara meraba supit udang.
Selain metode di atas, kita boleh mengabaikan beberapa metode yang
selama ini dijadikan panduan oleh banyak penggemar burung seperti kepala
cepak, paruh tebal, mata melotot dan sebagainya. Sebab, tengara ini
bukan patokan umum dalam penentuan jenis kelamin, melainkan katuranggan
dalam memilih anis merah yang diprediksi memiliki prospek.
Beberapa katuranggan berikut diyakini hanya dimiliki oleh burung anis merah yang memiliki prospek bagus :
Memilih AM yang berkualitas baik
Bentuk kepala ceper: diyakini burung memiliki kepandaian dalam menerima suara masteran (mudah dimaster).
Paruh tebal: diyakini akan memiliki volume suara yang kencang.
Paruh panjang- pipih: diyakini memiliki suara ngeroll nyaris tanpa jeda
Bentuk leher tebal: diyakini lebih bagus, apalagi jika paruhnya juga tebal.
Kaki kering dan hitam: diyakini memiliki mental sangat baik.
Sayap mengapit rapat: pertanda burung sehat. Jika ujung sayap diturunkan, pertanda burung pernah bunyi atau mudah / cepat bunyi.
Pangkal paruh (dekat mata) memiliki sobekan lebar: pertanda burung mudah ngeplong dan cepat berbunyi.
Cara Membbedakan Murai Batu Jantan Dengan Betina Dari Trotol Hingga Dewasa Karena ini sangat penting mengingat kunci utama bagi anda yang gemar
beternak burung ocehan. Ada yang bilang jika murai batu jantan bisa
dilihat dari suara kicauannya yang keras dan merdu. Sedangkan sang murai
betina tidak memiliki suara yang sebaik murai jantan. Namun jika anda
belum begitu paham mengenai kicauan, anda perlu melihat dari segi fisik
dahulu karena lebih mudah.
Murai Jantan & Betina di Alam Liar
Ada banyak sekali sebenarnya cara membedakan jenis kelamin burung murai batu,
jika dilihat dari fisik atau postur. Banyak hobis dan penangkar senior
sudah mengetahui secara mendetail, tetapi bagi orang awam yang tak
mengenal mereka tentunya rawan sekali menjadi bulan-bulanan para penjual
murai yang tak bertanggung jawab. Apalagi jika murai yang dibeli masih
bakalan atau bahkan trotolan. Oleh karenanya kami suguhkan petunjuk bagi
pemula untuk dapat sama - sama mengerti tentang jenis kelamin murai.
Kami buat petunjuk ini selengkap - lengkapnya berdasarkan kategori umur
(trotolan, bakalan dan dewasa). Sehingga sobat tidak perlu canggung lagi
dalam mencari murai yang sobat inginkan.
Perbedaan Murai Jantan dan Murai Betina (Dewasa)
Murai Jantan Biasanya Berbadan Besar
Untuk melihat jenis kelamin murai dewasa sebenarnya sangat mudah,
walaupun dari segi fisik antara jantan dan betina hampir sama. Jika anda
terbiasa melihat perbedaan kelamin burung jalak dan cucakrowo, maka
anda tidak akan kesulitan untuk mencari perbedaan murai jantan dan
betina. Berikut ini ciri - ciri utama perbedaan murai jantan dan murai
batu betina dewasa. Dapat kita lihat sbb:
Ciri Murai Batu Jantan (Dewasa)
Badannya besar mencolok.
Bulu di badannya terlihat sangat hitam dan mengkilat, sedangkan di dada lebih ke warna coklat gelap.
Ada bulu berwarna putih agak lebar di bagian punggungnya.
Ekornya panjang mencolok dan bulunya tebal berlapis.
Kepala lebih lebar.
Mata kelihatan lebih menonjol keluar.
Paruh tebal dan panjang.
Kaki panjang tebal dan kokoh.
Supit udang (pubis) jika diraba terasa kaku.
Kicauan lebih keras, merdu dan bervariasi.
Bulu Putih pada murai betina terlihat kecil dan sempit
Ciri Murai Batu Betina (Dewasa)
Badannya kecil.
Bulu utama berwarna hitam sedikit abu-abu (kusam tidak mengkilat).
Warna bulu dada coklat muda.
Bulu putih yang ada di bagian punggung terlihat kecil dan menyempit.
Ekornya pendek dan terlihat kecil.
Bentuk kepalanya kecil dan mata tidak terlalu menonjol keluar.
Paruhnya kecil dan pendek, biasanya sedikit terlihat bengkok/lengkung.
Kakinya pendek dan tipis tulangnya.
supit udang (pubis) jika diraba lunak dan membuka.
Suara kicauan kecil dan cenderung monoton.
Perbedaan Bakalan Murai Jantan & Betina
Kilatan Biru gelap pada bulu menunjukkan murai jantan
Murai bakalan merupakan murai muda yang akan beranjak dewasa. Biasanya
kita perlu membedakan kelaminnya setelah kita mendapatkan tangkapan di
hutan. Biasanya istilahnya MH atau muda hutan. Membedakan kelamin murai
bakalan sebenarnya hampir sama dengan murai dewasa, karena organ inti
burung tersebut secara garis besar sudah terlihat. Seperti warna bulu,
bentuk badan dll. Namun ada juga beberapa bagian yang masih belum begitu
jelas terlihat seperti kepala maupun panjang ekor yang belum mencolok.
Oleh karenanya, untuk lebih memperjelas maka kami rinci kembali sbb :
Ciri Bakalan Murai Jantan
Postur tubuh sudah terlihat sedikit bongsor dari betina.
Bentuk kepala lebar dengan paruh tebal dan panjang.
Bulu utama warna hitam mengkilat dan jika terkena cahaya terlihat sembur warna biru.
Jari - jari kakinya panjang dan agak kasar.
Kicauan ada jeda namun padat.
Murai betina terlihat kusam dan tidak mengkilat bulunya
Ciri Bakalan Murai Betina
Postur tubuhnya cenderung kecil.
Kepalanya berbentuk bulat kecil dengan paruh yang tipis dan sedikit lengkung.
Bulu hitamnya kusam cenderung berwarna abu - abu gelap saat terkena cahaya.
Jari - jari kakinya pendek dan sisiknya halus.
Suara kicauan rapat tetapi tak berisi.
Membedakan Anakan Murai Jantan dan Betina (Trotol/Piyik)
Trotol atau anakan murai
Mencari perbedaan kelamin piyik murai bukan hal yang mudah, karena
secara garis besar organ dan warna bulu yang tumbuh belum sempurna
seperti murai dewasa. Namun, tetap saja ada hal yang dapat menjadi
perbedaan utama. Dari bulu kecil di dada dan postur murai tersebut
biasanya sudah akan terlihat kok, minimal usia diatas dua minggu.
Berikut ini beberapa poin yang membedakan murai jantan dan betina anakan
atau piyik :
Ciri Anakan Murai Batu Jantan (Piyik/Trotolan)
Kepala Besar dan terlihat kotak dengan mata sedikit menonjol keluar
Paruhnya lebar
Warna Bulu di dada dan sayap ada bintik bintik berwarna coklatBadannya besar dan agak panjang
Suaranya kicauannya lebih ngebass
Ciri Anakan Murai Batu Betina (Piyik/Trotolan)
Kepala Kecil dan bentiknya membulat
Paruhnya tipis dan bila dilihat dari atas terlihat lancip
Bulu di dadanya berwarna putih bercampur dengan coklat namun tipis yang memanjang ke bawah
Postur badannya kecil dan pendek
Kicauannya cempreng
Tambahan :
Lokasi supit udang atau pubis pada bagian burung murai untuk menentukan jenis kelaminnya.
Sumber gambar dari blog master Duto omkicau.
Demikian tadi panduan lengkap mengenai ciri jantan dan betina murai.
Memang segala informasi diatas tidak cukup hanya dihafal, harus sering
dipraktikkan sehingga anda semakin ahli dalam Cara Membbedakan Murai Batu Jantan Dengan Betina Dari Trotol Hingga Dewasa,
baik itu anakan maupun dewasa. Semoga artikel tadi bermanfaat bagi anda
yang sedang belajar dan berencana untuk ternak murai.
Bilamana ada pendapat atau tambahan lain mohon komentar di bawah, agar bisa saya tambahkan ke artikel ini dan jadi semakin lengkap .